Banyak Dinanti, PGRI Jatim Justru Minta Penerimaan CPNS 2018 Dibatalkan
Ketua PGRI Jatim, Ichwan Sumadi mengungkapkan jumlah formasi penerimaan CPNS tahun ini yang dibuka sangat jauh dari kebutuhan di lapangan.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Ayu Mufihdah KS
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memang banyak dinantikan banyak pihak, terutama bagi para pencari kerja.
Namun, hal tersebut bertentangan dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur yang justru meminta agar penerimaan CPNS dibatalkan.
Ketua PGRI Jatim, Ichwan Sumadi mengungkapkan jumlah formasi penerimaan CPNS tahun ini yang dibuka sangat jauh dari kebutuhan di lapangan.
• Fakta Menarik Jelang Laga Persib Bandung Kontra Persija Jakarta, Mulai Kutukan Hingga Rekor Menanti
Khususnya untuk guru yang hanya dibuka 826 formasi, jumlah formasi ini sangat kurang dengan kebutuhan di Jatim.
Selain itu, dalam aturan yang berlaku masih tidak bisa mewadahi para guru yang telah lama mengabdi.
"Kalau perlu ditunda saja rekrutmennya, karena aturannya tidak bisa membantu honorer yang telah lama mengabdi. Formasinya juga sangat kurang," ungkapnya.
• Bangkit Usai Kalah Dari Mitra Kukar, Persipura Mengaku Siap Menjamu Arema FC di Kandang
Di Indonesia, jumlah guru honorernya bisa mencapai orang.
Namun hanya 13.347 atau 3 persen saja yang bisa mendaftar.
"Harusnya pemerintah konsekuensi, pejabat jangan hanya turun di bawah meja. Turun ke lapangan, kalau sekolah memang kekurangan guru dan selama ini guru hanya diangkat oleh kepala sekolah," jelas chwan Sumadi
• Dibanding Tahun Lalu, Jumlah Kecelakaan di Kota Malang Menurun dalam Rentang Bulan Januari-September
"Seandainya tidak diisi ya kosong karena tidak ada pengangkatan dari negara," sambungnya.
Sementara itu, di Jatim sendiri masih banyak guru SMA/SMK yang posisinya diisi guru tidak tetap dan jumlahnya mencapai 11.932 guru.
Dari jumlah itu baru 4.000 guru yang pada tahun 2018 memperoleh tambahan penghasilan dari APBD Jatim.
• Demi Dapat Pinjaman Bank Ratusan Juta, Pria asal Malang Nekat Palsukan SIUP dan TDP
Dengan kata lain, masih terdapat banyak GTT yang belum mendapat apresiasi yang layak.
"Kami sudah kirim surat pemprov untuk tahun 2019 dan seterusnya sisa GTT bisa memperoleh tambahan penghasilan. Ini belum permasalahan tenaga Pegawai Tidak Tetap yang mencapai 8.000 orang," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/cpns_20180920_164212.jpg)