Pileg 2019
Arzeti Tinjau di SMKN 1 Surabaya Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK
Anggota Komisi X DPR RI Arzeti Bilbina melakukan kunjungan kerja ke SMKN 1 Kota Surabaya, Selasa (2/10/2018) siang.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anggota Komisi X DPR RI Arzeti Bilbina melakukan kunjungan kerja ke SMKN 1 Kota Surabaya, Selasa (2/10/2018) siang.
Politisi Partai Kebangsaan Bangsa ini ingin melihat langsung bagaimana pendidikan vokasi berjalan di Kota Surabaya.
Ia meninjau sejumlah kelas pendidikan vokasi mulai kelas jurusan broadcasting dnman juga jurusan akomodasi perhotelan.
Sontak jalannya kelas belajar mengajar di SMKN 1 menjadi heboh lantaran kedatangan sosok Arzeti yang sebelumnya dikenal sebagai model dan artis ibukota itu. Banyak siswa yang kemudian meminta foto bareng dan minta selfie dengan Arzeti.
Lebih lanjut Arzeti mengatakan, fasilitas pendidikan vokasi di SMKN 1 ini sudah bagus. Terutama jika dibandingkan dengan sekolah vokasi di daerah kabupaten pinggiran.
• Liburan ke Malang, Tamara Bleszynski Unggah Foto Makan Nasi Pecel, Uenak poll dan ‘Mantep’ Katanya
"Di sini sudah bagus, jauh beda dengan sekolan SMK yang ada dinpinggiran di pedesaan," kata Arzeti yang kini juga berproses sebagai calon legislatif DPR RI dengan daerah pemilihan di Surabaya dan Sidoarjo ini kepada Tribunjatim.com.
Khusus untuk Jawa Timur ia menyoroti masalag kualitas lulusan SMK. Pasalnya jumlah pengangguran lulusan dari SMK di Jawa Timur ini angkanya sangat tinggi.
Menurutnya harus ada perhatian dari legislatif dan eksetkutif agar bersama-sama meningkatkan kualitas lulusan SMK.
"Sekarang yang harus kita lihat mengapa tingkat keterserapan lulusan SMK di dunia kerja masih rendah. Kita coba cari benang merahnya apakah ini memang benar karena kurangnya fasilitas pendidikan di SMK, maka harus kita urai," tandasnya kepada Tribunjatim.com.
Untuk itu sebagai legislator di Senayan, ia mengakui memiliki konsen tinggi untuk menyelesaikan masalah pendidikan di daerah.
Sebagaimana di APBN terdapat alokasi 20 persen untuk pendidikan, menurutnya masih butuh mekanisme yang baik agar dana itu terdistribusi secara tepat untuk mendatangkan manfaat bagi para siswa SMK di Indonesia khususnya di Jawa Timur.
• 20 Tahun Jadi Pengurus Kolam Renang Lanudal Juanda, Iksan: Beberapa Kali Air Bergelombang Sendiri
"Kami di pusat akan berupaya agar SMK yang di dawrah bisa lebih mudah mendapatkan bantuan fasilitas layanan pendidikan. Selain itu kita juga memberikan apresiasi pada pemwrintah provinsi dan kota selalu berkoodirnasi dengan baik agar manfaat bisa dirasakan lebih luas," imbuhnya.
Di sisi lain, ia juga sepakat jika di SMK lebih diarahkan untuk pendidikan kreatif. Yang memberikan tempaan siswa hingga begitu lulus siap menghadapi dunia kerja. Bukan hanya untuk bekerja di suatu industri atau perusahaan tapi juga membuka lapangan kerja.
Sementara itu guru SMKN 1, Titik Widhayanti mengungkapkan apresiasinya pada kunjungan Arzeti Bilbina ke sekolahnya.
Ini menjadikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi ke wakil rakyat.
• Video Kegiatan Pasha Ungu di Palu Beredar, Gotong Jenazah hingga Angkat Galon untuk Kebutuhan Korban