Rumah Politik Jatim

Prabowo-Sandi Sering Mainkan Isu Ekonomi Selama Kampanye, Pengamat: Gak Mungkin Angkat HAM dan Hukum

Prabowo-Sandi sering memainkan isu ekonomi selama kampanye, pengamat menilai karena tidak mungkin mengangkat HAM dan Hukum.

Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Mujib Anwar
SURYA/BOBBY KOLOWAY
Cawapres Nomor Urut 02, Sandiaga Uno menyempatkan diri berkunjung ke tiga pasar di Jatim, disela-sela Napak Tilas Resolusi Jihad dalam rangka Perayaan Hari Santri Nasional ke-4, Senin (22/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi dinilai selama masa kampanye di Pilpres 2019, hanya fokus memainkan isu ekonomi saja.

Hal tersebut diungkapkan oleh Haryadi, Pengamat Politik dari Universitas Airlangga Surabaya, Selasa (23/10/2018).

Sebelumnya, beberapa kali Sandiaga Uno mengunjungi Jawa Timur, ia selalu memainkan isu ekonomi dan menyerukan perbaikan ekonomi.

Pada tanggal 21-22 Oktober 2018 misalnya, Sandiaga Uno sempat berkunjung ke Pusat Grosir Surabaya (PGS) dan membuka posko pemenangan Prabowo - Sandi Jawa Timur di Gedung Astranawa Surabaya.

Galang Kekuatan Pekerja dan Emak-emak, Muncul Gerakan Rabu Biru Dukung Prabowo-Sandi di Surabaya

Di PGS, Sandi mengungkapkan, jika dirinya terpilih nanti akan mendorong UMKM agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

Sementara itu, saat membuka posko pemenangan nya, Sandiaga Uno mengatakan jika Hari Santri Nasional adalah momentum untuk membangkitkan Resolusi Jihad Ekonomi.

Menurut Haryadi, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019 kali ini sulit untuk memainkan isu lain, seperti isu hukum dan HAM.

Hal tersebut karena rekam jejak dari Prabowo yang merupakan Panglima Kostrad era Presiden Soeharto, yang sempat menjalani sidang dewan kehormatan perwira akibat dugaan penculikan aktivis saat menjadi Danjen Kopassus.

Awali Peringatan Hari Santri di Ponpes Tebuireng, Prabowo-Sandi Disambut Gus Sholah & Alunan Salawat

Anaknya Terpental, Korban Tewas Pajero Sport Ditabrak Kereta di Surabaya Jadi Tiga Orang Sekeluarga

"Ya gak mungkin Prabowo-Sandi mengangkat isu HAM dan hukum, karena untuk isu tersebut mereka akan tersudut oleh record masa lalunya, Sehingga, medan pertarungan yang bisa diusung tunggal, yaitu isu ekonomi," ujar Haryadi, kepada TribunJatim.com, Selasa (23/10/2018).

Ia menjelaskan alasan mengapa hanya isu ekonomi yang bisa diangkat, karena isu ekonomi adalah isu otoritas pemerintahan nasional, yang beberapa aspeknya dimensi global dan lokal ikut mempengaruhi.

"Betapa pun untuk isu ekonomi ini tak semua hal bisa ditangani oleh otoritas pemerintahan nasional. Ada dimensi global dan lokal yang ikut berpengaruh dalam ekonomi," imbuhnya.

Relawan Emak-Emak Prabowo-Sandi di Situbondo Optimis Menang dan Sapu Bersih Suara di Semua Kecamatan

Sementara itu Prabowo yang beberapa kali menyerukan isu swasembada pangan untuk Indonesia, Haryadi menilai isu itu tidak akan berpengaruh bagi Prabowo- Sandi.

"Kalau cuma itu, Jokowi pun sudah lebih duluan mengupayakannya. Bukan lagi angan-angan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved