Berita Entertainment

Ciptakan Superhero Komik Marvel, Mendiang Stan Lee Juga Tinggalkan Tulisan Penuh Makna untuk Pembaca

Stan Lee kerap sampaikan pesan kehidupan melalui superhero yang dia ciptakan. Tahukah kamu kalau Stan Lee juga tinggalkan pesan tulisan untuk pembaca?

Tayang:
Penulis: Anugrah Fitra Nurani | Editor: Dwi Prastika
Instagram/cineseries.criticas
Stan Lee 

TRIBUNJATIM.COM - Tim Produksi sekaligus Penggemar Superhero Marvel di seluruh belahan dunia berduka.

Pencipta sejumlah superhero fiksi ternama, yakni Stanley Martin Lieber alias Stan Lee pergi untuk selama-lamanya.

Dia meninggal di Rumah Sakit Cedars Sinai, Los Angeles pada Senin (12/11/2018).

Dia dikenal sebagai kreator berbagai superhero ternama, mulai Spiderman, Iron Man, the Incredible Hulk, Thor, Fantastic Four, Daredevil, Ant Man dan masih banyak lagi.

Stan Lee (95), pendiri Marvel Comics
Stan Lee (95), pendiri Marvel Comics ()

(Tayang Hari Ini, Berikut Sinopsis Film Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur, Mitos Kematian Sundel Bolong)

(Cerita Rumah Bohemian Rapsody di Blitar, Disebut Warga Rumah Hantu hingga Batal Dijual Pemiliknya)

Ia memulai kariernya sebagai penulis skrip untuk komik superhero dan misteri di perusahaan penerbitan milik kerabatnya, Martin Goodman.

Pada usia 19 tahun, Stan Lee menjabat sebagai kepala editor.

Dua puluh tahun kemudian, Stan Lee mulai membuat superhero yang berbeda bersama Jack Kirby.

Terciptalah Fantastic Four, menyusul kemudian Stan Lee membuat Iron Man, Thor, Hulk, Spider-Man, Doctor Strange, dan Silver Surfer yang juga laris di pasaran.

Stan Lee lantas menjadi penerbit Marvel Comics pada tahun 1972.

Komik miliknya mulai diadaptasi dalam film di tahun 1990 berjudul "Captain America."

Dan film lanjutannya pun makin digilai penggemar hingga kini.

Karakter Superhero Marvel
Karakter Superhero Marvel ()

(Cerita Rumah Bohemian Rapsody di Blitar, Disebut Warga Rumah Hantu hingga Batal Dijual Pemiliknya)

(Khofifah Ajak Ribuan Kiai Santri dan Ustadzah Jabar Deklarasi Dukung Jokowi-Kiai Maruf)

Bukan hal baru untuk para penggemar karakter Superhero, bahwa Stan Lee tak hanya sajikan aksi heroik menumpas kejahatan dalam karya-karyanya.

Banyak pula kisah-kisah kehidupan yang bisa dipelajari dari masing-masing karakter yang diciptakan pria tua itu.

Meski banyak karakter ciptaannya sudah diangkat ke layar animasi hingga Hollywood, penggemar pun tak bisa melupakan karya komik orisinil garapan Stan Lee.

Dalam komik lawas produksi Marvel yang biasanya terbit setiap bulan, Stan Lee kerap menyisipkan halaman khusus yang disebut Bullpen Bulletins.

Dikutip TribunJatim.com dari Wikipedia, Halaman Bullpen Bulletins berisi berbagai konten redaksi komik Marvel, mulai preview cerita komik selanjutnya, berita tentang profil staf Marvel, referensi event maupun tren, dan yang cukup digemari ialah "Stan's Soapbox".

Bullpen Bulletins Marvel Comics
Bullpen Bulletins Marvel Comics ()

(Masih Tertinggal Bercak Darah, Bayi Laki-laki Ditemukan Warga Situbondo di Dekat Tempat Sampah)

(Tiket KA Brantas dan KA Matarmaja Ludes Terjual di Stasiun Blitar untuk Libur Natal dan Tahun Baru)

Kolom "Stan's Soapbox" sendiri terbilang menarik karena isinya merupakan pesan langsung dari Stan Lee untuk para pembacanya.

Bisa saja pesan terima kasih atas dukungan pembaca, bisa saja pemberitahuan terkait staf komik Marvel, namun tak jarang juga Stan Lee menyebarkan pesan damai nan bermakna untuk para pembaca.

Satu tulisannya pada tahun 1986 bisa jadi tulisannya yang akan selalu dikenang.

Mengingat pesannya masih sangat berhubungan dengan fenomena yang terjadi di masyarakat hingga saat ini.

Pada tahun itu, Stan Lee menuliskan apa arti sifat fanatik, terlebih yang sampai menimbulkan kebencian dan diskriminasi.

Stan SoapBox tahun 1986
Stan SoapBox tahun 1986 ()

Kurang lebih seperti inilah TribunJatim.com menerjemahkan pesan Stan Lee ini untuk pembaca.

"Mari kita bicara lugas.

Kefanatikan dan rasisme adalah salah satu penyakit sosial yang paling mematikan yang melanda dunia saat ini.

Tapi, tidak seperti tim penjahat super berkostum, mereka tidak dapat dihentikan hanya dengan dipukul atau ditembak pistol laser.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved