Warga Resah Instalasi Limbah Pabrik Tekstil di Badas Kabupaten Kediri Bocor
Baru dua bulan beroperasi, instalasi pengolah limbah pabrik PT Mahatex Indonesia di Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri sudah bocor.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Baru dua bulan beroperasi, instalasi pengolah limbah pabrik PT Mahatex Indonesia di Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri sudah bocor.
Akibat bocornya instalasi pengolah limbah pabrik PT Mahatex Indonesianya, air limbahnya mengalir ke selokan dan mencemari lingkungan setempat, Jumat (23/11/2018).
PT Mahatex merupakan pabrik tekstil yang memproduksi berbagai bahan kain termasuk kain batik.
Rembesan kebocoran air limbah PT Mahatex Indonesia diketahui warga dari aliran luberan limbah yang mengalir ke selokan.
Warna air limbah coklat itu menetes dari tandon instalasi limbah. Kebocoran tandon penampung limbah ini telah berlangsung sejak beberapa hari terakhir.
• Proyek Jalan di Sidoarjo Harus Tuntas Sesuai Jadwal, Tak Ada Toleransi
Khudori, salah satu warga menyebutkan, sejauh ini belum diketahui hasil laboratorium apakah rembesan air limbah yang keluar sudah memenuhi standart baku mutu.
"Seharusnya selama belum keluarnya hasil laboratorium, perusahaan tidak beroperasi dulu, karena limbah akan terus bertambah dan dibuang," ungkapnya kepada TribunJatim.com.
Sehingga air limbah akan dibuang dan tercecer di dalam pabrik. Apalagi kondisi penampungan limbah saat ini juga dalam kondisi bocor.
"Masyarakat sangat resah karena limbah yang dibuang diduga mengandung bahan B3 atau racun," jelasnya kepada TribunJatim.com.
• Disebut Utang Rp 34 Miliar, Legenda Barcelona, Ronaldinho Dikabarkan Cuma Punya Saldo Rp 97 Ribu
Diungkapkan, kebocoran bak penampung limbah sudah berlangsung cukup lama. Malahan sebelumnya warga memberi kesempatan pihak pabrik untuk segera melakukan pembenahan.
Namun meski telah berlangsung dua minggu, kebocoran limbah pabrik masih tetap terjadi dan mengalir ke selokan air.(dim/TribunJatim.com)