Pangdam V Brawijaya Minta Pasukannya Waspada agar Tak Terseret Politik Praktis
Jelang gelaran Pilpres 2019 dan Pileg 2019, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman meminta anggotanya untuk meningkatkan kewaspadaan.
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jelang gelaran Pilpres 2019 dan Pileg 2019, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman meminta anggotanya untuk meningkatkan kewaspadaan.
Tak hanya dalam membantu keamanan penyelenggaraan Pilpres 2019, namun juga waspada agar tidak ikut terseret politik praktis.
Ia meminta jajarannya untuk berpegang teguh komitmen netralitas dan meningkatkan kemanunggalan masyarakat.
"Jangan sampai terseret politik praktis, harus netral. Sikap netralitas harus dijunjung tinggi jangan terpengaruh atau dimanfaatkan politik praktis," Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, Jumat (23/11/2018).
(Grup Bandit Cilik Ditangkap Polsek Tegalsari, Kerap Cari Korban Seusia untuk Dirampas Hartanya)
(Komisi V DPR RI Dorong PUPR Untuk Tidak Bubarkan BPWS)S
Menghadapi hal tersebut Pangdam kembali mengingatkan tugas TNI sebagai penjamin keamanan, kelancaran dan kesuksesan Pemilu 2019.
"Menghadapi hal tersebut kami minta meningkatkan kewaspadaan baik internal dan ekternal stabilitas sosial politik," pungkas Mayjen Arif Rahman.
(Grup Bandit Cilik Ditangkap Polsek Tegalsari, Kerap Cari Korban Seusia untuk Dirampas Hartanya)
(Enam Mantan Lurah dan Camat Tumpang Kabupaten Malang di Tahan , Sanusi Hormati Proses Hukum)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-pangdam-v-brawijaya-mayjen-tni-arif-rahman_20171221_172435.jpg)