Rumah Politik Jatim

KPU Persoalkan Caleg Pengacara, Yusril Ihza Mahendra: Saya Lebih Memilih Tetap Menjadi Advokat

Yusril Ihza Mahendra, caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta dari Partai Bulan Bintang (PBB) yang juga seorang pengacara, membantah pernyataan dari KPU.

KPU Persoalkan Caleg Pengacara, Yusril Ihza Mahendra: Saya Lebih Memilih Tetap Menjadi Advokat
SURYA/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, memberikan sambutan pada acara "Konsolidasi Partai dan Pemantapan Caleg Se-Jatim" di Surabaya, Sabtu (24/11/2018. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Yusril Ihza Mahendra, caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta dari Partai Bulan Bintang (PBB) yang juga seorang pengacara, membantah pernyataan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pernyataan KPU tersebut yakni melarang caleg yang sudah tercantum Daftar Calon Tetap (DCT) menjalankan profesinya sebagai advokat.

Berdasarkan rilis yang diterima TribunJatim.com, Ketua umum PBB itu heran dengan pernyataan KPU yang menyerang dirinya dalam sidang Bawaslu saat memeriksa laporan OSO tentang pelanggaran administrasi Pemilu, tanpa dia sendiri hadir dalam sidang itu.

Menurut Yusril Ihza Mahendra, banyak caleg yang berasal dari kalangan advokat dan sampai saat ini tetap menjalankan profesinya tanpa pernah dipersoalkan KPU.

“KPU nampak mencari jalan agar tidak berhadapan dengan saya dalam sidang Bawaslu maupun pengadilan," jelas Yusril Ihza Mahendra, Sabtu (29/12/2018).

Ratusan Warga Surabaya Gelar Deklarasi Waspadai Kembalinya HTI, KH Marzuki Mustamar Ikut Hadir

Ia mengatakan, dirinya tak masalah jika memang namanya dicoret dari DCT oleh KPU, karena masih menjalankan profesinya sebagai pengacara.

"Saya lebih memilih tetap menjadi advokat daripada menjadi caleg, agar saya bisa membela partai saya, PBB, dan membela setiap orang yang diperlakukan KPU dengan sewenang-wenang," ungkapnya.

Yusril Ihza Mahendra menambahkan, dirinya tidak silau dengan jabatan, dan mempersilahkan jika KPU akan mendiskualifikasi semua advokat yang masuk DCT.

"Saya sudah pernah menjadi anggota MPR, DPR dan beberapa kali menjadi menteri. Saya tidak silau dengan jabatan. Silahkan saja kalau KPU mau diskualifikasi saya dari caleg, dan mendiskualifikasi semua advokat yang menjadi caleg sekarang ini sambil tetap menjalankan profesi advokatnya," pungkasnya.

Kasus Jalan Gubeng Surabaya Ambles, Polda Jatim Akan Tetapkan 3 Tersangka

Ifan Seventeen Akui Belum Tahu Soal Kelanjutan Karirnya Jadi Politisi: Aku Harus Meyakinkan Diriku

Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved