Kerja Petugas PMK Tak Mudah, Butuh Kecermatan Dan Team Work, Lengah Sedikit Nyawa Taruhannya
Mendengar penuturan Deni Irfandi (38) Kasi Peningkatan Kapasitas Aparatur & Peran Serta Masyarakat PMK Surabaya, Kita akan dibuat heran.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Melia Luthfi Husnika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Keliru bila masih menganggap kerja Petugas PMK terbilang mudah.
Cukup datang ke lokasi, tarik selang air, arahkan moncong selang ke titik api, lalu semprot air, selesai.
Mendengar penuturan Deni Irfandi (38) Kasi Peningkatan Kapasitas Aparatur & Peran Serta Masyarakat PMK Surabaya, Kita akan dibuat heran.
Ternyata proses pemadaman api saat kebakaran terjadi, butuh teknik dan prosedur yang tidak main-main.
Deni menerangkan, saat kebakaran terjadi di suatu lokasi, ada tiga tim yang akan diterjunkan. Meliputi;
• 3 Hal Sepele Penyebab Kebakaran, Mulai Bakar Sampah Hingga Tinggalkan Lilin Menyala Tanpa Pengawasan
1. Tim Assasse Up
Assasse Up merupakan suatu prosedur yang dilakukan petugas untuk mengamati langsung lokasi kebakaran.
Tim itu, lanjut Deni, akan mengidentifikasi luas area dan penyebab kebakaran.
"Tim ini akan identifikasi sebab kebakaran, kalau kami tidak tahu penyebabnya adalah konsleting listrik, bahaya bagi petugas kami," katanya pada TribunJatim.com, Kamis (3/1/2019).
2. Tim Suplai Air
Tim yang bertugas menyuplai air selama proses pemadam api berlangsung. Tim ini terdiri unit armada mobil yang membawa air.
"Itulah mengapa saat kebakaran terjadi mobil PMK selalu berdatangan, karena kalau airnya habis bisa fatal," lanjutnya.
Selain membawa air, petugas juga berupaya mencari sumur milik PMK yang tersebar di pemukiman masyarakat.
• Berpotensi Ancam Keselamatan Petugas Romy Sableng, Korsleting Listrik Jadi Momok Petugas PMK
3. Tim Evakuasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/saat-petugas-pmk-padamkan-api-di-jambangan.jpg)