Kelapa Bisa Sembuhkan Kanker dan Tumor, Apakah Benar? Ini Penjelasan Ahli Gizi
Apakah Anda pernah mendengar bahwa mengonsumsi kelapa bisa menyembuhkan kanker atau tumor?
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Melia Luthfi Husnika
Laporan wartawan TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Apakah Anda pernah mendengar bahwa mengonsumsi kelapa bisa menyembuhkan kanker atau tumor?
Ternyata belum ada penelitihan yang membenarkannya.
Hal tersebut diungkapkan oleh ahli gizi Husada Utama RSU Dr Soetomo, Eko Dwi Martini dan ahli gizi sekaligus dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Surabaya, Eny Sayuningsih SKM MKes.
Keduanya mengatakan bahwa belum ada penelitian resmi yang mengemukakan bahwa kelapa bisa membunuh sel kanker atau tumor.
"Secara langsung tidak, tapi kelapa bisa sebagai media. Tapi dia tidak bisa berdiri sendiri," tutur Eko Dwi Martini, Rabu (9/1/2019).
"Konsumsi kelapa tidak dimakan langsung. Melainkan dalam bentuk olahan, misalnya virgin coconut oil," lanjutnya.
Untuk menyembuhkan kanker atau tumor, tutur Eko Dwi Martini, belum ada penelitian resminya.
Namun, lanjutnya, bisa karena kelapa mengandung lemak dan omega 3 yang dapat membantu menekan sel kanker dan tumor.
• Air Rebusan Mie Instan Ternyata Mengandung Vitamin dan Tak Berbahaya, Lho! Ini Penjelasan Ahli Gizi
Sementara itu, Eny Sayuningsih juga ungkap bahwa kelapa ialah sumber lemak tidak jenuh.
"Pertumbuham kanker atau tumor dipengaruhi zat radikal bebas. Oleh karena itu dapat dilawan dengan antioksidan. Kelapa mengandung antioksidan," jelasnya, Jumat (4/1/2019).
"Tapi saya belum dengar penelitihannya," tutur Eny Sayuningsih.
Kalau menghambat pertumbuhan kanker atau tumor, lanjut Eny Sayuningsih, disarankan untuk konsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi.
"Makanan yang mengandung vitamun A, E, dan C. Terdapat pada buah-buahan dan sayur-sayuran. Seperti anggur, buah naga, dan brokoli," ungkap Eny Sayuningsih.
"Hindari makanan yang mengandung bahan tambahan pangan (BTP) yang bisa mempercepat pertumbuhan sel kanker dan tumor," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-air-kelapa-ilustrasi-kelapa_20171225_163012.jpg)