Warga Jombang Ini Sulap Limbah Kayu Mebel Jadi Miniatur Kapal Layar Seharga Hingga Rp 2,5 Juta
limbah kayu dari perusahaan mebel berupa potongan-potongan berbagai ukuran dan tak beraturan, tak banyak manfaatnya
Penulis: Sutono | Editor: Melia Luthfi Husnika
Sedangkan ukuran lebih besar, misalnya 160 sentimeter x 150 sentimeter, dibutuhkan 14 hari untuk merampungkannya.
Jadi secara produktivitas, dalam sebulan maksimal Sigit hanya mampu menyelsaikan 4 hingga 6 buah kerajinan miniatur atau replika kapal.
"Itu pun kalau kapal yang dipesan ukuran kecil dan sedang. Kalau ukuran besar, sebulan hanya bisa menyelesaikan maksimal tiga buah kapal," tutur Sigit.
• Launching Pelayanan Cepat Perpanjangan SIM di Polres Jombang, Kapolda Jatim Jamin Tidak Ada Pungli
Karena itu pula, pemasaran buah karya Sigit belum bisa massal. Ia mengandalkan pesanan dari warga Jombang dan Surabaya saja.
"Pesanan biasanya lewat WhatsApp di kelompok perajin," ujarnya.
Harga yang dipatok untuk miniatur kapal buatannya bervariasi, tergantung pada ukuran dan tingkat kerumitan pengerjaannya.
Miniatur kapal paling kecil hingga sedang, dipatok harga dengan kisaran Rp 80.000 hingga Rp 250.000 per buah miniatur kapal. Sedangkan yang paling besar dijual Rp 2,5 juta.
Sejauh ini, menurutnya, yang paling banyak diminati pemesan yang ukuran sedang. Harganya berkisar Rp 700.000 hingga Rp 800.000.