Persebaya
Kompetisi Liga 1 2019 Diprediksi Padat, Ini Harapan dan Antisipasi Persebaya
Berdasarkan hasil keputusan Kongres PSSI di Bali, Minggu (20/1/2019), Kick off Liga 1 2019 secepat-cepatnya akan dimulai 1 Mei 2019. Waktu ini mundur
Penulis: Khairul Amin | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Kompetisi Liga 1 2019 diprediksi akan berjalan dengan jadwal sangat padat, hal ini setelah kick off alami kemunduran sekitar satu bulan lebih dibandingkan kompetisi tahun sebelumnya.
Berdasarkan hasil keputusan Kongres PSSI di Bali, Minggu (20/1/2019), Kick off Liga 1 2019 secepat-cepatnya akan dimulai 1 Mei 2019. Waktu ini mundur 1 bulan lebih dibandingkan tahun lalu dimana kick off akhir Maret 2018.
Apalagi target finish kompetisi tahun ini masih sama, yaitu di akhir Desember 2019, seperti di tahun sebelumnya di Desember 2018.
Untuk itu, disampaikan manajer Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, pihaknya berharap jadwal yang akan dibuat nantinya benar-benar proporsional.
“Ya mudah-mudahan Liga nanti bisa mengatur jadwal yang proporsional sehingga klub tidak dirugikan untuk moving kesana kemari,” terang Candra, Rabu (22/1/2019) usai pantau uji coba Persebaya di Stadion Jala Krida Bumimoro AAL, Surabaya kepada Tribunjatim.com.
Selain itu, Candra juga berharap jadwal yang ditetapkan nantinya merata setiap bulannya, tidak ada lagi penumpukan laga di bulan-bulan tertentu seperti kompetisi tahun lalu.
“Kalau melihat durasi kompetisi tidak jauh berbeda dengan musim lalu, akan berkisar di 8 bulan, mungkin akan ada penumpukan pertandingan di bulan-bulan tertentu,” tambahnya kepada Tribunjatim.com.
Tahun sebelumnya, disampaikan Candra, Persebaya surabaya alami jadwal cukup ketat di dua bulan masuki akhir kompetisi.
“Tahun lalu ada penumpukan di dua bulan terakhir, sampai sebulan main 4-5 kali, itu resiko dari kompetisi yang padat seperti di Indonesia, semoga tahun ini tidak terjadi lagi,” tutur Candra.
• Jelang Diperiksa Satgas Anti Mafia Bola, Vigit Waluyo Dikabarkan Sakit
• La Nyalla : Dulu Teman-teman Dukung Prabowo, Sekarang Mendukung Jokowi-Marif Amin
• Didatangi Satgas Anti Mafia Bola, Mantan Exco PSSI di Surabaya Tolak Dikaitkan dengan Tersangka Lain
Akan menghadapi antisipasi padat, Persebaya diakui Candra sudah mengantisipasi, salah satunya dengan mempersiapkan fisik pemain dengan maksimal.
Terlebih, untuk kompetisi tahun ini, Persebaya sudah miliki pelatih fisik Rudy Eka Priyambada.
“Pasti ada antisipasi, salah satunya mempersiapkan fisik pemain sendiri, apalagi ini ada presesion turnamen Piala Presiden, juga Piala Indonesia terus bejalan,” tutupnya. (amn/TribunJatim.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/manajer-persebaya-surabaya-candra-wahyudi-saat-ditemui-di-stadion-jala-krida-bumimoro.jpg)