Viral Bola

Tantangan Jay Idzes Redam Pressing Como, Sassuolo Wajib Waspada

Pertahanan Sassuolo yang juga dibentengi oleh pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes bakal kerepotan.  Sebab Como memiliki catatan yang cukup impresif.

Editor: Torik Aqua
Instagram/@comofootball
PRESSING - Como 1907 punya catatan apik dalam hal presssing. Sassuolo wajib waspada. 

Ringkasan Berita:
  1. Sassuolo vs Como jadi duel ketiga, Como selalu menang dengan clean sheet.
  2. Perbedaan gaya terlihat dari PPDA: Como agresif, Sassuolo lebih pasif.
  3. Hasil laga krusial bagi posisi kedua tim di klasemen Liga Italia.

 

TRIBUNJATIM.COM - Sassuolo akan menghadapi tantangan dari pressing ala Como 1907.

Pertahanan Sassuolo yang juga dibentengi oleh pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes bakal kerepotan.

 Sebab Como memiliki catatan yang cukup impresif.

Sassuolo akan bertindak menjadi tuan rumah menjamu Como di Stadion Mapei pada Jumat (17/4/2026) pukul 23.30 WIB.

Baca juga: Suksesnya Nico Paz, Bikin Como 1907 Bak Kecanduan Talenta Muda Real Madrid

Pertemuan ini akan menjadi yang ketiga bagi kedua tim di musim ini.

Como besutan Cesc Fabregas selalu memenangkan pertandingan atas tim asuhan Fabio Grosso.

Menariknya, dua kemenangan yang diraih Como selalu dengan catatan clean sheet.

Pertama dengan skor 3-0 di Coppa Italia, lalu 2-0 pada pertemuan pertama Liga Italia musim ini.

Hal lainnya yang menarik untuk pertemuan kedua tim malam nanti bisa dilihat dari gaya permainan yang berbeda.

Indeksnya diukur dari intensitas tekanan sebuah tim atau yang lebih dikenal dengan Passes Allowed Per Defensive Action (PPDA).

Como besutan Fabregas memiliki PPDA terendah di Serie A Liga Italia dengan PPDA 9,1.

Itu artinya, mereka rata-rata melakukan kurang dari 10 operan kepada lawan sebelum melakukan gerakan defensif.

Gerakan defensif terdiri dari tekel, intersepsi, antisipasi, dan pelanggaran.

Gaya pressing yang tinggi, agresif, dan konsisten ini termasuk paling intens di Liga Italia, yang kemudian memungkinkan Como dengan cepat merebut bola kembali di separuh lapangan lawan dan dengan cepat mengubah transisi defensif menjadi serangan, menurut laporan Sassuolo News.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved