Sambut Jika Ada Kader PKS Ingin Gabung, Pembina Garbi Jatim: Tapi Berani atau Tidak
Hamy Wahjunianto mengatakan, Garbi membuka pintu selebar-lebarnya jika ada anggota parpol atau ormas lain yang ingin bergabung dengan Garbi.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dewan Pembina Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Jawa Timur, Hamy Wahjunianto mengatakan, Garbi membuka pintu selebar-lebarnya jika ada anggota parpol atau ormas lain yang ingin bergabung dengan Garbi.
Hamy Wahjunianto menegaskan, Garbi bukanlah organisasi politik, melainkan organisasi masyarakat (ormas) yang mempunyai visi untuk membawa Indonesia menjadi lima besar kekuatan dunia.
"Seperti waktu deklarasi beberapa waktu lalu di Sidoarjo kan juga dihadiri oleh kawan-kawan dari Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan PAN. Sehingga kemudian orang-orang yang sepakat dengan visi kita merasa dekat dan nyaman berada di tengah-tengah kita tanpa harus menanggalkan atribut kepartaiannya," kata Hamy Wahjunianto, Rabu (23/1/2019).
• Banyak Pengurus dan Kader PKS yang Mundur selama Tahun 2018, Ini Cerita Mantan Ketua DPW PKS Jatim
• Dapat Sumbangan dari Anak Punk Pasuruan Lewat Nasdem Jatim, Plt Bupati Lampung Selatan Terharu
Hamy Wahjunianto pun juga mempersilakan jika ada kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang ingin masuk ke Garbi tanpa harus meninggalkan atributnya sebagai kader PKS.
"Kami membuka tangan selebar-lebarnya tanpa harus keluar dari PKS, tapi masalahnya berani atau tidak," ucapnya.
Anggota DPRD Provinsi Jatim ini pun menjelaskan, antara Garbi dengan PKS tidak ada keterkaitan sama sekali dan merupakan 'rumah' yang berbeda.
• PDIP Sebut Ipin Menepi setelah Dapat Tekanan Politik Terkait Wabup Trenggalek Baru
• 11 Rumah Sakit di Jatim Belum Kerjasama dengan BPJS Kesehatan, Caleg PKS Sebut Harus Ada Evaluasi
"Prinsipnya itu kalau rumah yang ada itu tidak memungkinkan untuk menjadi ruang untuk Indonesia lebih baik, ya kita buat rumah baru," ucap Hamy Wahjunianto.
Visi Garbi yang dibentuk oleh kader-kader PKS di tahun 2010 ini, lanjut Hamy Wahjunianto juga disupport oleh partai-partai lain dan organisasi lain seperti KNPI, dan FKPPI.
• Baca Ikrar, Tim Pendarat Yakin Jokowi-Ma’ruf Mampu Raup 99 Persen Suara di Tuban
• Berkunjung ke Sampang, Sandiaga Uno Punya Inisiatif agar Santri Jadi Pengusaha di Bidang Energi
"Bahkan di provinsi lain ada tokoh parpol yang membantu pembiayaan acara Garbi ini, tapi bukan dari PKS," katanya.
"Artinya rumah kami yang lama ini kan memang tidak mampu mengakomodir potensi-potensi anak-anak bangsa yang ingin membawa Indonesia ini jauh lebih baik ke depannya nanti," lanjut Mantan Ketua DPW PKS Jatim ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/fahri-hamzah-garbi-pks-sidoarjo.jpg)