Ibu-ibu Menyulap Botol Plastik dan Tas Kresek Jadi Bunga di Petemon Surabaya

Ibu-ibu Menyulap Botol Plastik dan Tas Kresek Jadi Bunga di Petemon Surabaya.

Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
ibu-ibu buat bunga dari botol plastik 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional, 21 Februari 2019, sejumlah perempuan berkumpul di ruang pertemuan Kelurahan Petemon Surabaya.

Mereka terlihat begitu asyik menggunting, memotong dan mewarnai botol-botol plastik bekas minuman kemasan.

Para ibu itu mencoba menyulap botol plastik dan kantong plastik menjadi dua jenis bunga cantik untuk pajangan serta lampu hias.

Tertarik Membuat Pressed Flower? Berikut Beberapa Jenis Bunga yang Direkomendasikan

Perempuan Asal Perancis Ini Sulap Bunga Bekas Jadi Pressed Flower, Hanya Gunakan Alat Sederhana

Perlengkapan yang dibutuhkan antara lain, botol plastik minuman, tas kresek, gunting, lem tembak, cat pylox, kawat, lilin, pot bunga dari bahan plastik serta gulungan kardus bekas untuk bantalan pot.

Di antara ibu-ibu ada Eva Sanjaya, pelaku UKM yang mengajari membuat kerajinan.

Musim Hujan, Omset Penjualan Sentra Tanaman Dan Bunga di Jalan Raya Juanda Sidoarjo Turun Drastis

"Botol plastik minuman yang dipakai kali ini yang dipakai bekas Teh Pucuk Harum karena teksturnya paling gampang. Bisa juga botol plastiknya Sprite atau Aqua, tapi bentuk bunganya beda-beda," jelas Eva, di sela acara, Kamis (21/2/2019).

Cara membuat bunga cukup mudah, botol plastik digunting menjadi tiga bagian lalu bagian yang terdekat dengan tutup botol dijadikan pusat pertemuan kelopak.

Setelah dirangkai dan direkatkan dengan lem tembak, bunga disemprot menggunakan cat pylox. Warna cat sesuai selera.

Untuk bunga dari tas kresek, caranya juga mudah. Tas kresek digunting persegi empat panjang, semakin besar ukuran bentuk persegi maka semakin besar pula diameter bunga.

Kemudian guntingan persegi tersebut disatukan dan dilipat jadi dua serta diikat dengan kawat dan ujung-ujungnya digunting kecil-kecil.

Setelah itu ditarik ke arah berlawanan.

"Kegiatan ini bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang kami lakukan secara rutin sebulan sekali secara nasional. Pematerinya adalah pelaku UKM yang berpengalaman," kata Corporate Communication Alfamart, Ame Dwi Pramesti.

Tujuan kegiatan ini, meningkatkan ekonomi kreatif di wilayah setempat. Yakni memberdayakan masyarakat supaya menjadi mandiri secara finansial.

"Hal ini selaras dengan pilar CSR Alfamart SME's atau 'Small Medium Enterprises'," terangnya.

Sebelumnya, sambung Ame, pihaknya juga menggandeng beberapa komunitas untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui wadah ibu-ibu PKK melalui kegiatan serupa di beberapa kelurahan. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved