Dewan Desak Pemkab Sidoarjo Perbaiki Gaji Pegawai Honorer, Minimal Sesuai UMK

Masalah pemotongan gaji pegawai honorer di Pemkab Sidoarjo terus menggelinding. Bahkan, mendesak untuk mengembalikan gaji seperti sebelumnya.

Dewan Desak Pemkab Sidoarjo Perbaiki Gaji Pegawai Honorer, Minimal Sesuai UMK
Tribunnews.com
Ilustrasi Gaji 

Hal serupa juga disampaikan Anggota Komisi A Choirul Hidayat. Menurut dia, dewan sudah meminta pemkab secepatnya menuntaskan masalah pemangkasan gaji non ASN.

Soal Pemangkasan Gaji Honorer Jadi Rp 1,7 Juta, Dewan Panggil Pemkab Sidoarjo

Politikus PDIP itu menilai pemangkasan gaji non ASN tidak bisa dianggap remeh. Persoalan serius.

Karena berhubungan dengan kesejahteraan pekerja.

"Bayangkan kalau gaji kurang bagaiamana mereka memenuhi kebutuhan hidup," tuturnya.

Selain mendesak pembatalan perbup no 102 tahun 2018, Dayat meminta pemkab meningkatkan gaji non ASN.

Dia menilai upah yang diterima terlalu kecil.

"Kami minta disamakan dengan nilai UMK," tandasnya.

Terpisah, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin menyatakan bahwa Pemkab bakal merapatkan usulan DPRD.

Dia berjanji dalam waktu dekat pemkab akan mengambil keputusan.

"Secepatnya kami bahas," jawab Cak Nur, panggilan Nur Ahmad Syaifudin.

Gara-gara Gaji Dipangkas, Sejumlah Pegawai Pemkab Sidoarjo Memilih Mundur

Miris, Gaji Pegawai Kontrak Pemkab Sidoarjo Ternyata Cuman Rp 1,7 Juta - 1,9 Juta Per Bulan

Halaman
123
Penulis: M Taufik
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved