Hampir Seribu Rumah di Kabupaten Jember Terdampak Banjir

Sedikitnya 959 kepala keluarga (KK) terdampak banjir genangan di Kabupaten Jember selama dua hari, 18 - 19 Maret 2019.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yoni Iskandar
SURYA.CO.ID/SRI WAHYUNIK
Banjir melanda Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan, Jember, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Sedikitnya 959 kepala keluarga (KK) terdampak banjir genangan di Kabupaten Jember selama dua hari, 18 - 19 Maret 2019.

Selain itu juga berdampak pada tujuh fasilitas ibadah, tiga sekolah, satu Puskesmas, sekitar 18 hektare sawah, dan 400 hektare lahan kebun PTPN XII.

Data ini disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Rabu (20/3/2019). Berdasarkan pendataan dan pengamatan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, tempat terdampak banjir itu tersebar di tiga kecamatan yakni Tempurejo, Ambulu, dan Wuluhan.

Banjir di Kecamatan Tempurejo melanda Dusun Kraton Desa Wonoasri, serta Afdeling Trate dan Afdeling Jawatan Desa Curahnongko.

Di Wonoasri banjir berdampak pada 255 rumah, juga 8 hektare sawah. Sedangkan di Curahnongko berdampak pada 81 rumah atau KK. Dua afdeling di Desa Curahnongko merupakan kawasan perkebunan milik PTPN XII.

Banjir di Dusun Kraton Desa Wonoasri terjadi sejak Minggu (17/3/2019) lalu. Genangan air masih juga terlihat sampai Rabu (20/3/2019).

"Memang berangsur surut, tetapi masih ada genangan di beberapa tempat, terutama di sisi selatan jalan. Cuaca masih tidak menentu, masih kerap hujan saat sore atau malam hari. Kalau daerah hulu Wonoasri diguyur hujan, ya buntutnya airnya ke Wonoasri juga," kata Kepala Desa WOnoasri, Sugeng Priyadi kepada Surya, Rabu (20/3/2019).

Ratusan Rumah Terdampak Banjir di Dua Kecamatan di Jember

Janji Lucinta ke Hotman Paris Akan Punya Anak Setelah Menikah, Sang Pengacara: Akan Ada yang Kalah!

Kunjungi Sumenep, Maruf Amin: Orang Tidak Mondok Disebut Ulama, Alif Bengkok Tak Tahu Jadi Ulama

Genangan air di Dusun Kraton antara lain masih terlihat di halaman SDN Wonoasri 1. Akibatnya kegiatan belajar mengajar masih diliburkan di sekolah itu selama tiga hari terakhir sejak Senin (18/3/2019) lalu. Rabu (20/3/2019), beberapa pelajar dan guru membersihkan ruang kelas yang bersih dari rendaman air.

Sementara itu, di Kecamatan Wuluhan, banjir menggenangi Dusun Sumberjo Desa Glundengan dan Dusun Purwojati Desa Dukuh Dempok.

Di Glundengan, banjir menggenangi 520 rumah, dan 102 rumah di Desa Dukuh Dempok. Sementara di Kecamatan Ambulu, banjir menggenangi satu rumah di Dusun Krajan Desa Karanganyar.

Sementara itu dari pantauan Surya, pada Rabu (20/3/2019) sore, hujan melanda sejumlah kecamatan di Jember. Namun hujan tidak sederas dan selama pada Senin (18/3/2019) dan Selasa (19/3/2019). (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved