Siswa Jawa Timur Terbanyak Lolos SNMPTN, Gubernur Khofifah: Prestasi yang Membanggakan

Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi capaian para pelajar Jawa Timur, khususnya yang kini duduk di tingkat akhir jenjang SMA maupun SMK.

Siswa Jawa Timur Terbanyak Lolos SNMPTN, Gubernur Khofifah: Prestasi yang Membanggakan
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyalami para siswa SMKN 1 Banyuwangi usai memberi motivasi dan pengarahan jelang pelaksanaan UNBK, Senin (25/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi capaian para pelajar Jawa Timur, khususnya yang kini duduk di tingkat akhir jenjang SMA maupun SMK.

Bagaimana tidak, di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019 ini, Jawa Timur tercatat sebagai provinsi yang siswanya terbanyak lolos dan diterima di perguruan tinggi negeri.

"Ini prestasi yang membanggakan. Saya berharap capaian ini diikuti dengan prestasi lainnya," ungkap Khofifah, sapaan akrab Gubernur Jawa Timur, di sela-sela kunjungan kerja meninjau UNBK SMK di Kabupaten Banyuwangi, Senin (25/3/2019).

Khofifah Mengaku Namanya Sering Dicatut yang Mengaku Saudara dan Kolega untuk Dapat Pelayanan Khusus

Khofifah memaparkan, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak yang lolos SNMPTN.

Dari 93.321 jumlah calon mahasiswa yang lolos ke PTN tahun ini, sebanyak 13.737 orang berasal dari Jawa Timur.

Sementara peringkat kedua dan ketiga, ditempati oleh Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Utara dengan jumlah peserta SNMPTN yang lolos masing-masing sebanyak 9.392 orang siswa dan 7.937 orang siswa.

Pengumuman SNMPTN 2019, 703 Siswa Kota Malang Diterima di Perguruan Tinggi Negeri

Tidak hanya itu, capaian Jawa Timur, lanjut Khofifah, sebanyak 2.769 siswa di antaranya merupakan peserta program Bidikmisi.

Bidikmisi adalah program bantuan biaya kuliah untuk mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi, tapi mempunyai prestasi akademik.

Seluruh siswa asal Jawa Timur tersebut, lanjut Khofifah, akan menyebar di 85 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

BNNP Jatim Edukasi Masyarakat Supaya Tak Takut Merehabilitasi Pecandu Narkoba

Khofifah meminta kepada peserta yang lolos agar segera melakukan pendaftaran ulang.

"Bagi yang belum lulus jangan berkecil hati. Untuk masuk perguruan tinggi negeri masih bisa melalui jalur SBMPTN dan jalur mandiri universitas. Asal mau belajar, Insyaallah bisa lolos dan menyusul," tutur gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini.

Sebagai informasi, sepuluh Besar kampus yang menerima mahasiswa melalui SNMPTN adalah Universitas Brawijaya Malang (3.957 orang), Universitas Negeri Padang (2.591), Universitas Sumatera Utara (2.508), Universitas Pendidikan Indonesia Bandung (2.493), Universitas Jember (2.215), Universitas Andalas Padang (2.154), Universitas Diponegoro Semarang (2.146), Universitas Negeri Semarang (2.115), Universitas Halu Oleo Kendari (2.070) dan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh (2.039).

Bantah Terlibat Kasus Jual Beli Jabatan Romahurmuzy, Gubernur Jatim Khofifah Siap Jika Dipanggil KPK

Sementara itu, 10 besar kampus yang menerima mahasiswa dari jalur SNMPTN dan berpotensi mendapatkan beasiswa Bidikmisi yakni Universitas Negeri Padang (1.390), Universitas Halu Oleo Kendari (1.097), Universitas Syiah Kuala Banda Aceh (1.063), Universitas Andalas Padang (832), Universitas Pendidikan Indonesia Bandung (825), Universitas Jember (678), Universitas Sebelas Maret Solo (654), Universitas Sumatera Utara (650), Universitas Mataram (616) dan Universitas Tadulako Palu (611). (Surya/Fatimatuz Zahroh)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved