Pria Surabaya Mencuri di Toko Sentral Baut Mengakibatkan Kerugian Rp 18 Juta, Cara Mencurinya Unik

Hanya menggunakan tali tampar, Feri Kurniawan beraksi bak spiderman memanjat tembok setinggi 12 meter di Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo.

Pria Surabaya Mencuri di Toko Sentral Baut Mengakibatkan Kerugian Rp 18 Juta, Cara Mencurinya Unik
Tribunjatim/kukuh kurniawan
Pelaku Beserta Barang Bukti Saat Ditunjukkan Di Hadapan Awak Media, Senin (01/04/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Hanya menggunakan tali tampar, Feri Kurniawan beraksi bak spiderman memanjat tembok setinggi 12 meter di Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo.

Tapi setelah menyelesaikan aksinya, pria 30 tahun asal Jalan Bambe, Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya langsung ditangkap warga dan sekarang dijebloskanke penjara Polsek Buduran.

Penyebabnya, aksi memanjat tembok seperti spiderman itu dilakukan untuk mencuri barang-barang di dalam Toko Sentral Baut di Jalan Raya Pagerwojo Kav I No 7, Buduran, Sidoarjo.

"Selain tersangka, dalam perkara ini petugas juga menyita sejumlah barang bukti," ungkap Kapolsek Buduran Kompol Sujud, Senin (1/4/3019).

KAI Daop 7 Madiun Keluhkan Maraknya Aksi Pencurian Aki Sirine Peringatan Diri di Perlintasan KA 

Diparkir di Teras Rumah Teman, Sepeda Motor Milik Warga di Lamongan Ini Digondol Maling

Barang bukti yang diamankan itu antara lain, tali tampar hang dipakai beraksi, 50 biji mata bor, dan uang sebanyak Rp 2, 3 juta.Total kerugian korban dalam pencurian ini mencapai Rp 18 juta.

Akibat perbuatannya, Feri pun harus meringkuk di dalam penjara. Bapak empat anak tersebut dijerat dengan pasal tentang pencurian pemberatan.

Dalam pemeriksaan penyidik, diceritakan bahwa pelaku nekat mencuri karena kepepet kebutuhan. Dia sudah memetakan lokasi dan menyiapkan alat untuk aksinya.

Aksi tersebut dilancarkan pada Jumat (29/3/2019) malam lalu sekira pukul 20.00 WIB.

Tali tampar warna biru dengan sejumlah ikatan atau simpul dibawa oleh dia. Bagian ujung diberi besi pengait yang modelnya seperti pancing besar. Itu untuk dilempar ke atas agar bisa nyangkut di atas tembok untuk dipakai menggantungkan tali.

Sejurus kemudian, Feri memanjat tembok setinggi 12 meter melalui tali tampar tersebut. Sesampai di atas, dia menjebol esbes atap toko. Dari sana dia kemudian berhasil masuk ke dalam.

Setelah menguras beberapa barang berharga, Feri kembali keluar dari jalan yang sama. Namun, barang curiannya terlebih dulu dilempar dari atas.

Apes, aksinya itu tepergok warga sebelum dia meninggalkan lokasi. Dia diteriaki maling kemudian ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara.

Penulis: M Taufik
Editor: Melia Luthfi Husnika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved