Sambut Pemilu 2019, Bamag Ungkap Empat Kriteria Caleg yang Wajib Dipilih
Sejahtera Kota Sejahtera Kita dan My Home menggelar Persekutuan Doa dan Makan Pagi yang digelar di Hotel Harris Surabaya, Senin (8/4/2019).
Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Yoni Iskandar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejahtera Kota Sejahtera Kita dan My Home menggelar Persekutuan Doa dan Makan Pagi yang digelar di Hotel Harris Surabaya, Senin (8/4/2019).
Dalam acara tersebut, ternyata terdapat empat kriteria yang diperhitungkan untuk dapat memilih Caleg yang tepat di Pemilu 2019.
Berdasarkan rilis yang diterima oleh TribunJatim.com, Pdt Sudhi Dharma selaku ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) mengatakan empat kriteria itu antara lain, caleg itu harus cakap, takut akan Allah, bisa dipercaya, dan benci menerima suap.
Ia menambahkan, seorang Caleg yang pantas dipilih adalah Caleg yang ahli dalam bidangnya, selain itu juga harus memiliki karakter yang baik.
"Kalau dalam istilah rohaninya memiliki hati yang takut akan Tuhan. Ini penting, karena orang yang takut akan Tuhan pasti akan takut menyelewengkan kekuasaan dan uang rakyat yang ia kelola," ujar Sudhi Dharma.
• VIRAL Orasi Prabowo Berapi Api Mikrofon Sampai Terlempar, Lihat Cara Ajudan & Amien Rais Menenangkan
• Berita Terpopuler: Iriana Selamatkan Anak yang Kepanasan hingga Remaja Melahirkan Pakai Gunting Kuku
• Santri se Malang Raya Deklarasi Kawal Kemenangan Jokowi-Maruf, Berikut Alasannya
Ia menambahkan, dalam Pemilu 2019 kali ini musuh masyarakat bukan hanya money politics, namun juga harus memerangi hoax.
"Ada hoax yang bilang hangan pilih partai kecil karena suara akan sia-sia. Jika ini tidak diklarifikasi maka kasihan masyarakat. Tidak ada suara yang sia-sia," Jelasnya.
Sementara itu, Dhimas Anugrah yang merupakan Caleg DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengajak masyarakat agar menjadi masyarakat yang proaktif dalam membangun bangsa, caranya adalah jangan golput dan memilih Paslon Capres dan Caleg yang terbaik.
Caleg nomor urut 2 Dapil Surabaya dan Sidoarjo itu menyarankan agar memilih Caleg dan Parpol yang jelas-jelas melawan korupsi dan intoleransi.
"Jangan menjadi penumpang gelap, kita punya tanggungjawab sebagai warga negara, jadi kita harus ikut mencoblos. Jika kita cinta Tuhan, maka kita pasti mencintai Indonesia. Jadi kita harus peduli pada bangsa kita," pungkasnya.