Diduga Proses Fermentasi, Tumpukan Ampas Tebu di Gudang Pabrik Gula Djombang Baru Terbakar

Diduga Proses Fermentasi, Tumpukan Ampas Tebu di Gudang Pabrik Gula Djombang Baru Terbakar.

Diduga Proses Fermentasi, Tumpukan Ampas Tebu di Gudang Pabrik Gula Djombang Baru Terbakar
SURYA/SUTONO
Pemadam kebakaran dari BPBD Jombang melakukan pembasahan terhadap tumpukan ampas tebu PG Djombang Baru yang terbakar. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Limbah Pabrik Gula (PG) Djombang Baru, Jombang, berupa gunungan atau tumpukan ampas tebu di gudang pabrik gula setempat, terbakar, Minggu (28/4/2019).

Meski segera bisa dipadamkan, namun asap tebal hitam yang keluar dari ampas tebu yang terbakar sempat membubung di atas areal pabrik berlokasi di Jalan PB Sudirman Jombang tersebut.

Polisi Tangkap Penyebar Video Hoax Emak-emak Labrak KPU Jombang Karena Kecurangan Pemilu

Aplikasi WhatsApp Ketua PWI Jombang Diretas, Pelaku Minta Transfer Uang Hingga Rp 5 Juta

Ketua PPK di Jombang Pingsan saat Rekapitulasi Surat Suara 228 TPS

Keliru Catat Hasil Suara di Form C1, Bawaslu Jombang Rekomendasi Hitung Ulang Pemilu di 11 Kecamatan

Kasi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Gunadi mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 10.00 WIB.

Titik kebakaran di gudang penyimpanan ampas tebu di dalam areal PG Djombang Baru. 

Gunadi menyatakan, begitu menerima laporan, dia dan tim pemadam kabakaran langsung mengirimkan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan satu unit mobil pemasok air.

Begitu tiba di lokasi, petugas segera bergerak dan memadamkan api.

Sekitar 45 menit api berhasil dikendalikan. Namun begitu, guna memastikan bara api betul-betul sudah padam, petugas tetap melakukan pembasahan terhadap tumpukan ampas.

“Kalau tidak dibasahi, kami khawatir bara yang tertinggal akan dan merembet dan mengakibatkan kebakaran lagi. Sebab, terhadap ampas tebu yang kering seperti itu, sekecil apapun bara akan mudah membakarnya,” kata Gunadi.

Gunadi mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran ampas tebu di pabrik gula yang lokasinya tergolong berada di jantung kota  Jombang tersebut.

"Kami belum tahu penyebabnya. Polres masih menyelidiki," ujarnya.

General Manager PG Djombang Baru Edwin Risnanto menduga kebakaran akibat fermentasi yang terjadi pada ampas tebu.

"Dugaan saya, karena fermentasi. Fermentasi yang menaikkan suhu, kemudian memunculkan api dan dengan mudah merembet, sehingga mengakibatkan kebakaran," terangnya.

Kendati terjadi kebakaran pada ampas tebu yang berada di gudang PG, namun Edwin menjamin tidak akan berpengaruh terhadap persiapan musim giling 2019 pada Juni mendatang.

"Karena masih terkendali. Tidak ada yang sifatnya mengganggu persiapan giling kita," kata dia.

Sedangkan untuk kerugian materi, Edwin mengaku belum bisa memastikan. "Masih kami hitung," terang Edwin.

Penulis: Sutono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved