Pilpres 2019

Pengamat Politik : PDI Perjuangan Berpeluang Pimpin DPRD Jatim

Pengamat Politik Surabaya Survei Centre (SSC), Mochtar W Oetomo, menyebut PDI Perjuangan berpeluang memimpin DPRD Jatim senyampang dengan predikat PD

Pengamat Politik : PDI Perjuangan Berpeluang Pimpin DPRD Jatim
SURYA/BOBBY KOLOWAY
PDI Perjuangan saat melakukan rapat konsolidasi pemenangan pasangan Cagub/Cawagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno, Senin (28/5/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pengamat Politik Surabaya Survei Centre (SSC), Mochtar W Oetomo, menyebut PDI Perjuangan berpeluang memimpin DPRD Jatim senyampang dengan predikat PDI Perjuangan yang berpeluang mendapat kursi terbanyak pada pemilu 2019.

Apabila hal itu terealisasi, Mochtar menyebut tak akan banyak perbedaan perpindahan kepemimpinan dari PKB ke PDI Perjuangan.

"Kami menilai tidak akan banyak berpengaruh. Ini cuma ganti posisi, dari yang sebelumnya peringkat kedua menjadi pertama. Demikian pula sebaliknya," kata Mochtar kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (11/5/2019).

PDI Perjuangan pada pemilu kali ini berpeluang mendapat 27 kursi berdasarkan hasil rekapitulasi serta perhitungan kursi menggunakan metode saint league di 14 dapil.

Hasil ini lebih tinggi dari pemilu sebelumnya, yang baru membukukan 19 kursi.

Sementara, PKB yang saat ini menjadi partai dengan jumlah kursi terbanyak (20 kursi) berada di urutan kedua dengan 24 kursi. Potensi perhitungan ini juga berdasarkan pada metode saint league.

Mochtar melanjutkan, secara kultural, komunikasi antara parlemen dan pemerintah selama ini terjaga cukup baik sejak kepemimpinan Gubernur Soekarwo dan Wakil Gubernur, Saifullah Yusuf selama dua periode.

"Kedewasaan politik di Jatim akan relatif tetap adem," katanya.

Minggu Pertama Ramadan 2019, Car Free Day Taman Bungkul Surabaya Sepi Pengunjung

Raup 2,2 Juta Suara, La Nyalla Lolos Jadi Senator, Ini Program Yang Bakal Diusungnya

Anggap Bom di Mapolrestabes Surabaya Sebagai Aib, Pihak Keluarga Enggan Bicara Banyak

Apalagi, PDI Perjuangan juga merupakan partai yang menaungi Presiden Joko Widodo.

"Pencalonan Ibu Khofifah juga tak lepas dari peran Jokowi. Presiden Jokowi nantinya akan menjadi titik temu antara Khofifah dengan PDI Perjuangan di Jatim," imbuhnya.

Keberhasilan PDI Perjuangan meraih potensi 27 kursi DPRD Jatim, menurut Mochtar juga tak lepas dari efek ikutan (coattail effect) dari pemilihan presiden. Yang mana, daerah yang dimenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin, juga akan dimenangkan partai pengusungnya.

"Di Jatim, PDI Perjuangan mendapatkan coattail effect paling besar. Sebab, memang PDI Perjuangan dimata pemilih Jokowi dinilai sebagai partai pengusung utama," imbuhnya.

"Namun, PDI Perjuangan tak sendiri. Beberapa partai lain juga mendapatkan efek yang sama. Misalnya, Partai NasDem. Meskipun, perolehannya tak sebesar PDI Perjuangan," katanya. (bob/TribunJatim.com).

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved