Pileg 2019
Kalah dari PDIP Dalam Perolehan Kursi, PKB Jatim Sebut Parpolnya Tak Diuntungkan Sainte League
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan penjelasan penyebab mereka kalah dalam perolehan kursi DPRD Jatim dari PDI Perjuangan.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan penjelasan penyebab mereka kalah dalam perolehan kursi DPRD Jatim dari PDI Perjuangan.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim menyebut mereka tak diuntungkan oleh sistem perhitungan kursi yang baru diterapkan kali ini, Sainte League.
Hal ini terlihat dari jumlah suara PKB yang lebih besar dibandingkan PDI Perjuangan, namun partai berlambang sembilan bintang ini tetal kalah dalam perolehan kursi.
• DPD Nasdem Tulungagung Bakal Gugat ke MK, Gegara Suara PKB Pindah ke PAN, Nasdem Gagal Dapat 2 Kursi
• Profil Ratna Juwita Sari, Caleg Pendatang Baru DPR RI Dapil IX Partai PKB yang Melenggang ke Senayan
Berdasarkan rekapitulasi tingkat provinsi, PKB memperoleh 4.380.740 suara sementara PDI Perjuangan mendapat 4.110.205 suara di Jatim.
"Banyak suara mubadzir yang tidak menghasilkan kursi bagi PKB," kata Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Anik Maslachah kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (13/5/2019).
Ia mencontohkan daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur 14 yang meliputi Bangkalan, Sampang, Sumenep, dan Pamekasan.
Suara PKB dengan Partai Demokrat sebenarnya bertaut jauh, yakni antara 631.276 suara PKB dan 379.361 suara untuk Demokrat.
Namun, jumlah kursi yang dihasilkan kedua partai sama, yakni dua kursi.
Pun demikian pula dengan dapil Jatim 6 (Malang, Kota Malang, dan Kota Batu) serta dapil Jatim 11 (Nganjuk, Madiun, dan Kota Madiun).
"PKB sebenarnya tetap mendapatkan suara tertinggi di Jatim. Namun, kami kalah keberuntungan. Banyak suara besar tidak berkursi," katanya.
Untuk diketahui, berdasarkan hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi Jawa Timur, PKB berpeluang meraih 25 kursi DPRD Jatim.
Jumlah ini membuat partai bernomor urut 1 ini berada di peringkat kedua, di bawah PDI Perjuangan yang mendapat 27 kursi.
Padahal, pada pemilu 2014 sialam, PKB memimpin perolehan kursi dengan 20 kursi di atas PDI Perjuangan yang mendapat 19 kursi.
• DPC PKB Lamongan Dapat Kursi Terbanyak di DPRD Lengserkan Dominasi Partai Demokrat
• Hasil Rekapitulasi KPU Kabupaten Sidoarjo, PKB Naik 16 Kursi, PDIP 9 Kursi, PAN Turun Jadi 5 Kursi
Praktis, kursi Ketua DPRD Jatim yang pada periode 2014-2019 menjadi kewenangan PKB, kini akan beralih ke PDI Perjuangan pada periode selanjutnya, 2019-2024.
"Kami masih menjadi pemenang di 17 Kabupaten/Kota. Artinya, sebenarnya kami tetap dominan," tegas perempuan yang juga Ketua Komisi C DPRD Jatim ini.
Sistem sainte league adalah sistem perhitungan yang baru kali pertama digunakan pada pemilu 2019 dalam menentukan jumlah kursi tiap partai di tiap dapil.
Tiap partai akan dibagi secara berurutan dengan bilangan ganjil, 1,3,5,7, dan seterusnya. (Surya/Bobby Koloway)
Data perolehan jumlah suara tiap partai di Jatim:
1. PKB: 4,380,740 suara
2. Gerindra: 2,292,044 suara
3. PDIP: 4,110,205 suara
4. Golkar: 1,836,413 suara
5. Nasdem: 1,785,140 suara
6. Garuda: 90,313 suara
7. Berkarya : 343,317 suara
8: PKS: 995,390 suara
9. Perindo: 547,898 suara
10. PPP: 978,895 suara
11. PSI: 315,156 suara
12. PAN: 1,212,133 suara
13. Hanura: 345,123 suara
14. Demokrat: 1,879,074 suara
15. PBB: 215,002 suara
16. PKPI: 41,019 suara