Breaking News:

Pileg 2019

Pimpin Perolehan Kursi, PDIP Mulai Siapkan Figur Ketua DPRD Provinsi hingga 17 Kabupaten/Kota

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mulai menyiapkan beberapa kadernya untuk menjadi Ketua DPRD.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Arie Noer Rachmawati
SURYA/BOBBY KOLOWAY
Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi bersama kader PDI Perjuangan yang lain ketika dikonfirmasi di sela syukuran kemenangan PDI Perjuangan, Minggu (12/5/2019) di Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mulai menyiapkan beberapa kadernya untuk menjadi Ketua DPRD.

Mengingat, partai berlambang kepala banteng ini memimpin perolehan kursi dengan total mencapai 27 kursi dari 120 kursi DPRD Jatim (22,5 persen).

"Karena kami mendapat kursi terbanyak di Jatim, pasti itu (kursi Ketua DPRD Jatim) menjadi jatah dari PDI Perjuangan," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi ketika dikonfirmasi di sela syukuran kemenangan PDI Perjuangan, Minggu (12/5/2019) di Surabaya.

Unggul Telak, PDIP Dapat 27 Kursi DPRD Jatim, Caleg Armuji, Kusnadi dan Sri Untari Melenggang

Jokowi-Ma’ruf Amin Unggul 65,7 Persen di Jatim, PDIP: Kepuasan Publik kepada Jokowi Sangat Tinggi

Lantas siapa yang akan ditunjuk sebagai Ketua DPRD Jatim?

"Mengacu pada peraturan, pimpinan kursi legislatif harus direkomendasikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai," katanya diplomatis.

Kusnadi mengungkapkan, kursi pimpinan DPRD bukan hanya tingkat provinsi, namun juga di 17 daerah kabupaten/kota di Jatim yang dimenangkan oleh PDI Perjuangan.

"Kami bersyukur, PDI Perjuangan menambah perolehan kursi untuk DPRD Kabupaten/Kota. Kami ada kenaikan 17 kursi menjadi 316 kursi di seluruh kabupaten/kota," katanya.

Dengan perolehan ini, pihaknya memiliki peluang untuk mengusulkan kader PDI Perjuangan sebagai Ketua Dewan di 17 Kabupaten/Kota serta Wakil DPRD di 13 Kabupaten/kota.

"Sehingga, kalau diakumulasikan, PDI Perjuangan akan memiliki kursi pimpinan dewan di 30 dari 38 kabupaten/kota, serta pimpinan kursi DPRD Jatim," katanya.

PDI Perjuangan berkomitmen untuk menyiapkan kader terbaiknya di jabatan strategis tersebut.

Di antaranya, dengan melakukan bimbingan teknis kepada para caleg.

"Kami mewajibkan seluruh caleg yang masuk ke dewan harus mengikuti proses pembekalan, termasuk kami yang sudah masuk di dewan. Hal ini dilakukan sebelum para caleg menjabat," katanya.

Kusnadi juga mengatakan kesiapannya untuk memimpin DPRD Jatim, andai ia dipercaya oleh DPP maupun para anggota dewan.

Boyong 15 Kursi DPRD Kota Surabaya, Peneliti Sebut Kemenangan PDIP Karena Untung di Momentum Politik

"Kalau kami diberikan amanah, kami harus siap dimanapun posisinya," ungkapnya.

Kedepan, PDI Perjuangan juga berkomitmen untuk melanjutkan 'tradisi' DPRD Jatim yang lebih mengutamakan musyawarah dibandingkan voting dalam setiap pengambilan keputusan.

Hal ini dikenal dengan sebutan 'Faksi Jatim'.

"Unsur pemerintahan terdiri dari kepala daerah dan anggota DPR. Keduanya bertujuan membangun wilayahnya sesuai dengan harapan masyarakat," kata Caleg dari daerah pemilihan Jatim 2 (Sidoarjo) ini.

Sehingga, apabila sikap pemerintah provinsi yang saat ini dipimpin Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa telah sesuai dengan komitmen tersebut, maka legislatif sudah sewajarnya untuk menyetujui.

"Kalau hal itu menjadi tolok ukur dan tujuan yang sama, kenapa harus bertengkar?," katanya.

Kusnadi menambahkan bahwa pihaknya berterimakasih kepada seluruh rakyat Jatim hingga penyelenggara pemilu yang turut serta dalam menyukseskan gelaran pemilu.

"Kami menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Jawa Timur. Kami sepakat dengan demokrasi. Jatim tetap adem dan tidak kurang apapun," kata pria yang saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

"Kami juga mengucapkan bela sungkawa terhadap para petugas pemilu yang ikut menyukseskan pelaksanaan pemilu hingga berkorban jiwa, harta, maupun yang harus menginap di rumah sakit," katanya.

Pihaknya berkomitmen akan mengawal kepercayaan rakyat selama duduk di parlemen.

"Kami berterimakasih kepada rakyat Jatim. Ini semua bisa terjadi, atas kepercayaan masyarakat kepada PDI Perjuangan. Kami akan mengawal kepercayaan ini," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari menambahkan bahwa pihaknya akan mengutamakan kader struktural dalam mengemban kursi pimpinan dewan, dibandingkan mempertimbangkan suara terbanyak atas perolehan di pileg.

"Kami serahkan ke DPP. Namun, kami mengutamakan kader yang (saat ini menjabat) di struktur," kata Untari yang saat ini menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jatim ini.

Apabila mempertimbangkan hal ini, maka Kusnadi cukup berpeluang memimpin 120 anggota dewan di DPRD Jatim.

Apalagi, Kusnadi yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim dinilai memiliki pengalaman.

Untuk diketahui, hasil perolehan kursi DPRD Jatim tiap partai berubah berdasarkan hasil rekapitulasi suara oleh KPU Jatim yang selesai Jumat (10/5/2019) lalu.

Menggunakan metode perhitungan sainte league terhadap 14 daerah pemilihan di Jatim, terungkap bahwa PDI Perjuangan sukses mengemas 27 kursi dari total 120 kursi DPRD Jatim (22,5 persen) sekaligus memimpin perolehan kursi.

Berikut Daftar Nama Caleg yang Berpotensi Lolos ke DPRD Kota Surabaya, PDIP Sabet 15 Kursi

PDIP Raih Kursi Terbanyak DPRD Kota Surabaya, Berikut Pembagian Kursinya

Pada pemilu 2019 kali ini, PDI Perjuangan sukses mengemas dua kursi hampir di seluruh daerah pemilihan.

Hanya dapil Jatim 2, Jatim 3, Jatim 12, Jatim 13, dan Jatim 14 yang hanya memberikan 1 kursi bagi partai berlambang kepala banteng ini.

Sementara di dapil Jatim 6 yang membawahi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu, partai yang di Ketuai oleh Megawati Soekarnoputri ini mendapat 4 kursi dari 11 kursi yang diperebutkan.

Dengan perolehan tersebut, bukan hanya meningkatkan jumlah kursi dari pemilu sebelumnya yang baru mengemas 19 kursi, namun juga membuat partai bernomor urut 3 ini memimpin perolehan untuk kali pertama dalam sejarah pemilu dengan menggeser PKB.

Di bawah PDI Perjuangan, berturut-turut ada PKB (25 kursi), Gerindra (15 kursi), Demokrat (14 kursi), dan Golkar (13 kursi) yang juga masuk jajaran lima besar partai dengan kursi terbanyak.

Jumlah kursi kelima partai ini juga meningkat dibandingkan pemilu sebelumnya. (Surya/Bobby Koloway)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved