Aksi 22 Mei
Kelebihan dan Kelemahan M4 Carbine, Senjata yang Disebut Kapolri akan Digunakan Perusuh 22 Mei
Senapan serbu M4 Carbine yang diduga akan digunakan dalam aksi tolak Pemilu 2019 ternyata punya kelemahan yang sepele ketika digunakan bertempur.
Penulis: Adi Sasono | Editor: Adi Sasono
TRIBUNJATIM.COM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah mengungkapkan bahwa Polri telah menyita sebuah senapan serbu M4 Carbine yang diduga akan digunakan di tengah massa demo tolak Pemilu 2019 pada 22 Mei 2019.
Skandal senapan serbu M4 Carbine itu pun menyeret mantan Danjen Kopassus Soenarko sebagai tersangka.
Kapolri Tito Karnavian, dalam jumpa pers di Kantor Menko Polhukam Rabu (22/5/2019), bahwa senapan itu ditemukan pada 19 Mei.
"Senjata ini bisa dilengkapi dengan peredam sehingga tembakannya tidak terdengar, dan bisa juga pasangi teleskop sehingga bisa dipakai oleh sniper (penembak jitu," kata Tito Karnavian.
Bagaimana kinerja senapan serbu M4 Carbine itu dalam sebuah pertempuran? Apa kelebihan dan kekurangannya?
Dikutip dari www.defenseindustrydaily.com, M4 Carbine merupakan senapan serbu paling mutakhir dari keluarga M16 yang legendaris itu. Meski begitu, M4 punya 80 persen bagian yang sama dengan M16A2.
• Kapolri Tito Pamerkan Senapan M4 Canggih Selundupan yang Berhasil Disita, Bisa Tembak Tanpa Suara
• FAKTA Sosok Provokator Tolak Pemilu 2019, Dibayar Rp 6 Juta, Daerah Asal hingga Dalang di Baliknya

M4 punya dua mode tembakan, yaitu semiotomatis dan rentetan tiga peluru sekali picu. Sedangkan pada varian M4A1, punya pilihan semiotomatis dan otomatis.
Ada kalanya, M4A1 dilengkapi laras lebih berat untuk menahan panas hasil tembakan otomatis.
Senapan serbu M4 Carbine ini banyak digunakan angkatan bersenjata AS, umumnya untuk menggantikan penggunaan M16 pada Angkatan Darat dan Koprs Marinir AS.
Kelebihan
Senapan buatan Colt yang menggunakan sistem gas dan pendingin udara ini cocok digunakan untuk pertempuran jarak dekat karena sifatnya yang ringan dan nyaman untuk ditenteng.
Untuk diketahui, berat kosong senapan ini hanya 2,52 kg dan menjadi 3 kg begitu diisi magasin dengan 30 peluru.
Pasukan Komando Operasi Khusus AS dan Angkatan Darat AS menggunakan senapan ini sebagai senjata standard.
Senapan ini punya daya jangkau 800 meter, tetapi bisa efekif untuk menembak sasaran dalam jarak 300 meter.
Kelemahan