Semarak Ramadan 2019
Dinas Pertanian Pastikan Stok Daging di Banyuwangi Aman hingga Lebaran 2019
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi, Arief Setiawan, mengatakan, ketersediaan daging sapi hingga Lebaran 2019 tercukupi.
Penulis: Haorrahman | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi memastikan ketersediaan daging sapi hingga Lebaran 2019 tercukupi.
Saat ini, stok daging yang ada mencapai 6 ton per hari.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi, Arief Setiawan, Jumat (24/5/2019).
Arief menjelaskan, Banyuwangi sudah bisa swasembada daging.
Untuk populasi sapi terdapat 119 ribu ekor.
• Gubernur Kalimatan Utara Irianto Lambrie Sharing Tata Kelola Pemerintahan di Banyuwangi
• Daftar Nomor Telepon Darurat Sepanjang Tol Trans Jawa, Catat untuk Persiapan Mudik Lebaran 2019!
Per hari, terdapat stok daging sapi sebanyak 6 ton.
Sedangkan untuk konsumsi daging sapi di Banyuwangi mencapai 4,6 ton per hari.
“Hal yang sama juga terjadi pada daging ayam. Saat ini ada ayam 1,2 juta ekor, dengan stok per hari sebesar 13 ton. Untuk ayam itu konsumsi di Banyuwangi mencapai 11 ton per hari. Sisanya dikirim ke Kabupaten tetangga," kata Arief, Jumat (24/5/2019).
Arif menambahkan, pihaknya telah menggelar sidak di sejumlah pasar di Banyuwangi.
Mereka memantau stok ketersediaan daging ayam dan sapi.
• Ramadan 2019, Ribuan Santri Khataman Alquran di Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri
Tak hanya itu, mereka juga melakukan pemeriksaan dan mengambil sampel daging, untuk menjaga kesehatan dan kelayakan konsumsi daging.
Dalam sidak itu, satu per satu daging ayam dan sapi dari pedagang dan jagal hewan diperiksa.
Masing-masing daging tersebut diambil sampel untuk diuji lab.
Dari hasil sidak, kata Arief, di beberapa lokasi pasar di Banyuwangi tidak ditemukan daging sapi maupun ayam yang tak layak konsumsi.
• Keliling Banyuwangi Bareng Keluarga, Yusuf Mansur Borong Kopi Hingga Kaus Berdesain Bahasa Osing
“Semuanya terlihat segar dan tidak ditemukan daging sapi gelonggongan ataupun ayam tiren (mati kemaren). Untuk daging sapi, kita bisa menjamin karena mereka memotong sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Sebab jika dipotong di RPH itu sudah ada lisensi ASUH, aman, sehat, utuh dan halal," tambah dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/dinas-pertanian-kabupaten-banyuwangi-sidak-daging-sapi-ilustrasi-daging-sapi.jpg)