Pileg 2019
PDIP Buka Peluang Koalisi Meski Menang Banyak di Jatim, Tetap Usung Wisnu Sakti di Pilwali Surabaya
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih membuka peluang koalisi dalam menghadapi pemilihan walikota (Pilwali) Kota Surabaya pada 2020
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Untuk diketahui, ada beberapa nama lain di internal PDI Perjuangan yang juga diunggulkan maju sebaga kepala daerah 'Kota Pahlawan'.
Di antaranya, Puti Guntur Soekarno, Anggota DPR RI terpilih dari Dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo).
Puti juga merupakan cucu Presiden RI Pertama, Soekarno,sekaligus keponakan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
"(Terkait mengung Puti) Belum ada kearah sana," katanya.
(Pimpin Perolehan Kursi, PDIP Mulai Siapkan Figur Ketua DPRD Provinsi hingga 17 Kabupaten/Kota)
Namun, Kusnadi menegaskan bahwa rekomendasi untuk kandidat yang akan diusung partainya akan dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Yang mana, proses penjaringan akan dilakukan pada akhir tahun ini.
Bukan hanya untuk Pilwali Surabaya, namun juga rekomendasi untuk untuk pilkada di daerah lain.
"Surabaya menjadi daerah yang diprioritaskan oleh DPP. Tentu, kami akan berjuang menghadirkan kepala daerah yang sesuai dengan keinginan masyarakat," katanya.
Apalagi, Surabaya telah dikuasai PDI Perjuangan sejak 20 tahun terakhir.
"PDI Perjuangan berhasil memimpin Surabaya sejak era reformasi. Tentu, kami akan mempertahankan predikat ini," katanya.
Reporter: Surya/Bobby Koloway
(Whisnu Sakti Buana Yakin Setelah Menangi Pileg, PDIP Menangi Pilwali Surabaya)