Aksi 22 Mei
Eks Kepala Intelijen Bongkar Cara Mudah Ungkap Dalang Kerusuhan 22 Mei: Polanya Sudah Jelas
Inilah cara mudah membongkar dalang kerusuhan 22 Mei di Jakarta yang diungkap oleh mantan Kepala Intelijen.
Penulis: Januar AS | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM - Kerusuhan 22 Mei di Jakarta, membuat sejumlah tokoh ikut berbicara.
Tidak terkecuali eks Kepala Badan Intelijen Strategis TNI, Laksamana Muda Suleman Ponto.
Suleman Ponto yang pernah menjadi Kepala Badan Intelijen Strategis TNI 2001-2013 itu, bahkan juga bicara soal dalang kerusuhan tersebut.
Soleman Ponto mengungkapkan mudahnya untuk menguak dalang kerusuhan 22 Mei tersebut.
• Adian Napitupulu Blak-blakan Soal Dalang Kerusuhan 22 Mei, IPW Sebut 6 Orang Termasuk Purnawirawan
• TERUNGKAP Operasi Rahasia di Balik Kerusuhan Aksi 22 Mei, Ada Rekaman CCTV Saat Amplop Dibagikan
Dilansir TribunJakarta.com, hal tersebut dikatakan Soleman Ponto saat menjadi narasumber di acara Aiman Kompas Tv, Selasa (28/5).
Mulanya Aiman mempertanyakan mengenai kerusuhan 22 Mei apakah bisa dituntaskan secara hukum.
"Ketika kita bicara tahun 1998 misalnya ada sebuah kerusuhan namun kemudian proses hukumnya juga menggantung,
Apakah hasil yang kemudian kita lihat di 22 Mei ini, yang polanya kita bisa baca, indikasinya bisa kita lihat, apakah akan tuntas secara hukum?" ucap Aiman.
• Sebelum Jabatannya Jatuh, Soeharto Ternyata Sudah Siapkan Pengganti Dirinya: Orangnya Sudah Ada
Menjawab itu, Soleman Ponto menyatakan aparat bisa melakukan penyelidikan soal dalang kerusuhan 22 Mei dengan bukti-bukti yang telah ada.
Bukti-bukti tersebut di antaranya berupa uang, ambulans dan lain-lain.
"Yang dibayar sudah ada orangnya, uangnya sudah ada, ambulansnya sudah ada, tinggal dinaikkan ke atas.
Mau ditarik ke atas ini polanya sudah jelas, indikasinya jelas, tinggal sekarang keputusan politik, mau enggak menarik ini sampai ketemu elite, apa yang mau dibilang, elite politik atau elite apa, siapa dalangnya, tinggal mau enggak," papar Soleman Ponto.
Soleman Ponto menuturkan, berbagai data tersebut bisa dianalisis sampai dalangnya ketemu.
• Prabowo Merasa Terhina Saat Temui Habibie di Istana, Bawa Nama Soeharto, Bermula Laporan Wiranto
"Ditarik sampai dalangnya ketemu. Sejauh mana dalangnya ini akan diambil," ungkap Soleman Ponto.
Lantas Aiman mempertanyakan kemudahan untuk menemukan dalang kerusuhan 22 Mei.