Luhut Binsar Beberkan Isi Curhatan Prabowo Subianto Kepadanya, Sebut Kaki Sang Capres 02 Pincang?
Kini Prabowo Subianto di Austria dan sempat menelepon sahabatnya, Luhut Binsar Pandjaitan, lantas apa yang dibicarakan mereka saat itu?
Penulis: Elma Gloria Stevani | Editor: Melia Luthfi Husnika
"Ya, enggak juga lah. Enggak ada (pembicaraan soal) pertemuan (Jokowi dan Prabowo Subianto) lah," pungkas Luhut Binsar Pandjaitan.
Mengenai pertemuan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto, Luhut Binsar Pandjaitan menyerahkan semuanya kepada kedua calon presiden.
Hal itu dikarenakan ia memandang hubungan Joko Widodo dan Prabowo Subianto itu sangatlah erat.
Bilamana ada label negatif mengenai hubungan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto, menurut Luhut Binsar Pandjaitan label tersebut berasal dari provokator- provokator yang membuat suasana menjadi panas.
"Beliau ( Jokowi) sama Prabowo hubungannya baik kok. Kita-kita di kelilingnya aja yang enggak jelas yang suka kadang-kadang manas-manasin. Biarin lah dua tokoh itu ngatur kapan enaknya mau ketemu," pungkas Luhut Binsar Pandjaitan.
Oleh karena itu, dengan sangat yakin, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, bahwa Prabowo Subianto dan Joko Widodo akan segera membuat pertemuan.
"Soal waktu, saya yakin sih bakal ketemu. Karena dua tokoh ini saya kira saling menghormati," ungkap Luhut Binsar Pandjaitan.
Dalam kesempatan ini pula, Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau kepada semua pihak agar tidak membuat suasana Pilpres 2019 semakin panas bila nantinya salah satu pihak dinyatakan kalah dalam persidangan Mahkamah Konstitusi (MK).
"Saya titip, jangan kalau sudah kalah atau sudah selesai Pilpresnya terus jadi musuhan, itu kan tidak elok, tidak memberikan pelajaran pada generasi muda. Kalau istilah saya kampungan itu," kata Luhut Binsar Pandjaitan.
• Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Bawa 51 Alat Bukti yang Diajukan ke MK: Pasti Akan Tercengang
Dituding Tawarkan Sejumlah Posisi Politik ke Prabowo, Suara Luhut Panjaitan Meninggi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan dituding menawarkan sejumlah posisi politik kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Luhut Binsar Panjaitan lantas memberikan jawabannya terkait tudingan tersebut.
Dikutip dari TribunJakarta.com, suara Luhut Binsar Panjaitan sontak meninggi kala itu, pasalnya ia menyemprot atau menegur Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.
Peristiwa itu terjadi saat Luhut Binsar Panjaitan menjadi narasumber di acara Special Interview di Berita Satu, pada Jumat (24/5/2019).
Awalnya pembawa acara tersebut Claudius Boekan mempertanyakan kondisi hubungan Prabowo Subianto dan Jokowi.