Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Mengenal Marsma TNI Fajar Adriyanto yang Ajak Vincent Raditya Kolaborasi, Punya Call Sign 'Red Wolf'

Inilah fakta Marsma TNI Fajar Adriyanto yang mengajak Vincent Raditya kolaborasi di Youtube untuk memperkenalkan Dirgantara Indonesia

Penulis: Elma Gloria Stevani | Editor: Januar
Wikipedia
Kepala Dinas Penerangan TNI Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto saat masih menerbangkan pesawat tempur F-16 

Sebenarnya zero juga dikenakan kepada siswa, tidak membahayakan," papar Marsma TNI Fajar Adriyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Marsma TNI Fadjar Adriyanto memaparkan sebenarnya zero gravity digunakan untuk membuat awak pesawat melayang kendati tidak adanya daya Tarik dari atas dan bawah sehingga tidak membahayakan.

Luhut Binsar Beberkan Isi Curhatan Prabowo Subianto Kepadanya, Sebut Kaki Sang Capres 02 Pincang?

"Yang membahayakan itu negative gravity atau positif gravity yang melebihi kemampuan," ucap Marsma TNI Fajar Adriyanto.

Lantas, Marsma TNI Fadjar Adriyanto menanyakan jumlah subscriber YouTube Vincent Raditya.

"Kan subscribernya banyak ya?" beber Marsma TNI Fajar Adriyanto.

"Iya 2,2 juta," aku Vincent Raditya.

"Wah hebat itu," tutur Marsma TNI Fajar Adriyanto.

Disusul dengan pendapat Kolonel (Sus) Muhammad Yuris yang melihat banyaknya subscriber YouTube Vincent Raditya bisa dikatakan sebagai sarana untuk mengenal kedirgantaraaan bagi publik.

"Jadi ini sarana mengedukasi masyarakat, menarik minat masyarakat untuk mencintai dunia kedirgantaraan. Sayang soalnya kalau sampai ada hal-hal seperti ini," tutur Kolonel (Sus) Muhammad Yuris.

Melihat subscriber Kapten Vincent Raditya begitu banyak, Marsma TNI Fadjar Adriyanto mengajak Vincent Raditya untuk melakukan kolaborasi.

Pendaftaran LPDP 2019 Tahap 1 Ditutup, Berikut Ini Jadwal Gelombang 2, Simak dan Catat Tanggalnya!

"Kalau menurut saya jadi kita berkolaborasi untuk mengenal dunia kedirgantaraan. Nanti sesekali komentar di vlognya, hal seperti ini nantinya bisa membangun citra penerbangan. Ini merupakan potensi kerdigantaraan dan tugas kita membinanya," jelas Marsma TNI Fajar Adriyanto.

Vincent Raditya Diajak Kolaborasi saat Bahas Zero Gravity, TNI AU: Kesalahan Bukan untuk Dijatuhkan
Vincent Raditya Diajak Kolaborasi saat Bahas Zero Gravity, TNI AU: Kesalahan Bukan untuk Dijatuhkan (Youtube Vincent Raditya)

Namun, Marsma, TNI Fadjar Adriyanto tetap menjelaskan pihaknya perlu meluruskan dengan aturan yang benar meski ika ada kesalahan harus diingatkan.

Ditambah lagi, Marsma TNI Fadjar Adriyanto menganggap kesalahan yang dilakukan oleh Vincent Raditya alangkah baiknya diingatkan untuk diperbaiki bukan untuk menjatuhkan.

"Memang kalau ada yang melanggar kita ingatkan tapi kesalahan itu diperbaiki bukan untuk dijatuhkan," tutur Marsma TNI Fajar Adriyanto.

Dikabarkan, Pilot Vincent Raditya mendapatkan surat pencabutan izin terbang setelah membuat konten YouTube bersama Limbad.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved