Mengenal Marsma TNI Fajar Adriyanto yang Ajak Vincent Raditya Kolaborasi, Punya Call Sign 'Red Wolf'
Inilah fakta Marsma TNI Fajar Adriyanto yang mengajak Vincent Raditya kolaborasi di Youtube untuk memperkenalkan Dirgantara Indonesia
Penulis: Elma Gloria Stevani | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM - Kapten Vincent Raditya diundang oleh TNI Angkatan Udara untuk membicarakan soal permasalahan yang sedang merundung pilot maskapai komersil tersebut, pada Kamis (30/5/2019).
Diketahui pertemuan mereka direkam dalam sebuah video dan diunggah ke dalam akun YouTube milik Vincent Raditya.
Kala itu, Vincent Raditya bertemu dengan Kepala Dinas Penerangan Umum TNI AU Marsma TNI Fajar Adriyanto dan Kepala Subdinas Penerangan Umum TNI AU Kolonel (Sus) Muhammad Yuris.
• Soeripto Kritik Tindakan Kapolri Beberkan Ancaman Pembunuhan 4 Tokoh Nasional: Enggak Usah Dirilis
Dalam pertemuan tersebut Fajar Adriyanto, Vincent Raditya bersama dengan Muhamad Yuris berdiskusi soal Zero Gravity (Zero G) yang kerap dilakukan oleh para pilot.
Dikabarkan sebelumnya, Pilot Vincent Raditya mempraktikkan Zero G saat menerbangkan pesawat Cessna bersama pesulap Limbad hingga akhirnya lisensi Kapten Vincent terpaksa dicabut.
Dalam video yang diunggah Vincen Raditya, tampak Fajar Adriyanto banyak mengungkapkan pendapatnya mengenai pesawat.
Lantas Siapakah Marsma TNI Fajar Adriyanto tersebut?
Fajar Adriyanto adalah prajurit TNI AU yang berasal dari korps penerbang.
Ia memulai kariernya di Akademi Angkatan Udara 1992 dan melanjutkan sidangnya ke Sekbang tahun 1995.
• Kondisi Prabowo Pincang Diungkap Luhut Pandjaitan, Alasannya ke Luar Negeri Terjawab, Sandiaga Tahu?
Selama menjadi TNI AU, Fajar Adriyanto menerbangkan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon.
Diketahui call sign Fajar adalah ‘Red Wolf’ selama menerbangkan peswat tempur F-16.
Pria asal Malang itu kini menlanjutkan sekolah di Sekolah Instruktur Penerbang tahun 2003.
Fajar Adriyanto pernah menyadang beberapa jabatan diantaranya, Kasi Base Ops Dinas Operasi Lanud Iswajudi
Danskadron 3 Lanud Iswahyudi 2007-2010, Pabandyaops Sops Kohanudnas (2010), Asops Kosekhanudnas II (2012), Kadis Penerangan Umum Dispenau, Komandan Lanud Manuhua (2017-2019), Kadispenau 2019.
• Eks Danjen Kopassus Sebut Ada Grup Pensiunan Tentara yang Rela Mati Demi Prabowo, Siapakah Mereka?
Sebelumnya, Marsma TNI Fajar Adriyanto memberikan tanggapan atas video Vincent Raditya yang menggunakan pesawat dengan teknik zero gravity. Padahal, menurut TNI Fajar Adriyanto, sezro gravity belum ada peraturannya.
"Saya lihat kemarin ada sedikit permasalahan tentang safety yang ada dilanggar sedangkan untuk penggunaan zero G, saya lihat belum ada peraturannya juga, ini mungkin peringatan.