Jaring dari Kader Internal, PAN Bakal Usung Anak Muda Maju ke Bursa Pilwali Surabaya 2020

Jaring dari Kader Internal, PAN Bakal Usung Anak Muda Maju ke Bursa Pilwali Surabaya 2020.

Jaring dari Kader Internal, PAN Bakal Usung Anak Muda Maju ke Bursa Pilwali Surabaya 2020
Istimewa
Agus Maimun 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai Amanat Nasional (PAN) mengisyaratkan akan mengusung kandidat Wali Kota dari kalangan anak muda pada Pilwali Surabaya 2020 mendatang.

Sebab, PAN menilai Surabaya sebagai kota terbesar kedua setelah Jakarta harus dipimpin kalangan visioner.

Muzdalifah Sempat Curhat Soal Penggoda, Fadel Islami Beri Ucapan Romantis di Ultah ke-41 Sang Istri

5 Bulan Sejak Penetapan Tersangka Diumumkan, Kasus Perkara Jalan Gubeng Ambles Belum Ada Titik Temu

Cerita Warga Thailanda Jelajah Nusantara Pakai Sepeda, Akui Terkesan dengan Panorama Alam Indonesia

”Pemimpin visioner itu biasanya muda. Surabaya ke depan harus dipimpin anak muda, kata Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jatim, Agus Maimun kepada Surya.co.id (grup Tribunjatim.com) ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (15/6/2019).

Agus menegaskan bahwa PAN tetap memiliki kepentingan di Surabaya. Sebagai ibukota provinsi, PAN seharusnya memiliki banyak wakil di Surabaya, baik legislative maupun eksekutif.

”Surabaya merupakan Ibukota Jatim. Sehingga, PAN tetap berkepentingan,” katanya.

Untuk mewujudkan target tersebut, PAN tentu akan mengutamakan kader internalnya di setiap kontestasi politik.

”Pasti, mengutamakan kader internal atau yang dekat dengan kader. Juga, mementingkan PAN agar bisa menang besar di even politik berikutnya.,” imbuh Anggota DPRD Jatim ini.

Kemenangan di Pilkada serentak 2020 diharapkan dapat menjadi pijakan partai berlambang matahai bersinar untuk meraih target berikutnya pada Pemilu 2024.

Apalagi, berdasarkan hasil pemilu 2019, kursi PAN dari sejumlah daerah pemilihan se-Jatim juga mengalami penurunan.

Hingga saat ini, pihaknya belum menginventarisir nama yang akan digadang menjadi calon kepala daerah. Menurut pria yang juga menjadi Ketua Karang Taruna Jawa Timur ini, proses penjaringan akan dimulai dari usulan beberapa kecamatan.

”Infrastruktur partai di daerah masing-masing akan melakukan penjaringan terhadap kader yang ada di bawahnya. Nanti akan mengerucut nama yang laik diusung. Nama-nama itu yang akan dipresentasikan di tim pilkada tingkat provinsi,” kata Agus.

Usulan kader di daerah, akan disampakan ke tingkat yang berada di atasnya. ”Tentunya, keputusan kandidat yang diusung didasarkan pada kapasitas sekaligus survei sebelum akhirnya menjadi pasangan,” katanya.

”Prinsipnya, penjaringan dilakukan setelah muncul nama di masyarakat. Kami akan menjaring dan menyodorkan nama sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat,” urainya.

Pada pemilu 2019, PAN meraih tiga kursi di DPRD Surabaya. Selain berbekal perolehan kursi, PAN juga dikenal dekat dengan kalangan organisasi keagamaan, di antaranya Muhammadiyah.

Dua hal ini akan menjadi modal awal bagi PAN dalam tawaran politik di Pilkada 2020 nanti. ”Yang pasti, kami tidak akan abstain dalam kontestasi pemilu di Surabaya,” tegas Agus.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved