Kronologi Setya Novanto Plesir: Izin Urus Administrasi RS Santosa Tapi 'Hilang' Sekitar 3 jam

Terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto belum selesai bikin publik geger meski seharusnya sudah jalani pidana.

Kronologi Setya Novanto Plesir: Izin Urus Administrasi RS Santosa Tapi 'Hilang' Sekitar 3 jam
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto mendengarkan keterangan saksi pada sidang lanjutan kasus pengadaan KTP Elektronik di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/3/2018). Sidang mantan ketua DPR itu beragendakan mendengarkan keterangan saksi dan saksi ahli yang dihadirkan jaksa penuntut umum. 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Terpidana kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto belum selesai bikin publik geger meski sudah jalani pidana.

Bagaimana tidak, setelah sebelumnya terciduk gunakan sel palsu, serta kedapatan ada di Restoran Padang, Setya Novanto yang harusnya jadi penghuni Lapas Sukamiskin itu kembali kedapatan ada di luar penjara.

Kali ini, Setya Novanto diduga terpotret kamera bersama sang istri ada di sebuah toko bahan bangunan di Padalarang, Bandung Barat

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM menyatakan Setya Novanto seharusnya ada di Rumah Sakit Santosa Bandung setelah dapat izin berobat.

(Najwa Shihab Komentari Kabar Setya Novanto Pindah Lapas, Drama Terkini Membuka Kecurigaan Lain)

"Setnov diduga telah menyalahgunakan izin berobat. Keberadaan Setnov di salah satu toko bangunan di Padalarang merupakan tindakan melanggar tata tertib lapas/rutan," kata Kepala Bagian Humas Ditjen PAS Ade Kusmanto

"Petugas pengawal telah diperiksa karena tidak menjalankan tugasnya sesuai standar operasional prosedur," ucapnya  melalui siaran persnya yang diterima di Jakarta, Minggu (16/6/2019).

Ade menjelaskan, awalnya pada Senin (10/6), dilaksanakan sidang tim pengamat pemasyarakatan untuk mengusulkan perawatan lanjutan di rumah sakit luar lapas dalam hal ini RS Santosa Bandung.

"Pada Selasa (11/6) dengan pengawalan petugas lapas dan Kepolisian Sektor Arcamanik, sekitar pukul 10.23 WIB Setnov diberangkatan untuk menjalani perawatan di RS Santosa Bandung," kata Ade.

Setnov tiba di RS Santosa Bandung pukul 10.41 WIB, dengan keluhan sakit tangan sebelah kiri tidak bisa digerakkan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter RS Santosa, Setnov menjalani perawatan rawat inap di lantai 8 kamar 851 RS Santosa," kata dia.

Halaman
12
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved