Refly Harun Sebut Ada Poin Materi Gugatan Krusial:Kejanggalan Laporan Sumbangan Dana Kampanye Jokowi

Refly Harun melihat ada poin materi gugatan dari pemohon yang krusial diantaranya mengenai kejanggalan laporan sumbangan dana kampanye Paslon 01

tayangan iNews TV, Jumat (14/6/2019)
Refly Harun saat menjadi narasumber di iNews 

Tak hanya itu, Refly menyebut kubu 02, Prabowo Sandiaga yang mengklaim suara unggul 52 persen, namun pihak 02, tidak bisa menguraikan di mana keunggulannya.

Menurut Refly Harun yang sudah memiliki banyak pengalaman di Mahkamah Konstitusi, biasanya hal tersebut dilakukan untuk secara teknik agar permohonan tetap bisa diperiksa lebih lanjut. Jika tidak bisa dilakukan, maka nanti di “dismiss” atau dianggap tidak memenuhi formalitas permohonan yaitu klaim suara.

Jokowi Terbuka Bila Ingin Koalisi, Andre Rosiade: Yakin Prabowo Menang, Kami yang Ajak Mereka Gabung

Dalam kesempatan ini,pembawa acara juga menyinggung soal kutipan-kutipan yang digunakan juga oleh pihak bpn Prabowo-Sandiaga termasuk kutipan dari Refly Harun, sehingga seberapa kuat ketika kutipan tersebut dibawa ke persidangan dan dijadikan sebagai alat bukti dan apakah kutipan tersebut bermanafaat sebagai alat bukti di persidangan Mahkamah Konstitusi.

“Itu sebenarnya bukan alat bukti. Itu lebih kepada upaya untuk membujuk Mahkamah Konstitusi agar stay kepada doktrin mereka mengenai bahwa MK tidak hanya Mahkamah Kalkulator tetapi mereka adalah penjaga konstitusi atau “The Guardian of Constitution”. Karena itulah mereka menyebut “tolong dong anda jangan soal hitung-hitungan saja!” itu kan maunya pemohon. Tetapi ada dua hal yang menarik tadi yang disampaikan Bambang Widjojanto di luar dari permohonan awal. Pertama, status Ma’ruf Amin dan tidak dibantah oleh MK sepertinya Mahkamah Konstitusi membiarkan saja dan menerima apakah kemudian akan ditindaklanjuti dalam proses akhir sepetinya.

"Dan yang kedua tadi, mengenai dana sumbangan, itu menarik sekali, ada poin yang sangat krusial, kejujuran dalam dana kampanye," papar Refly.

Mahfud MD Sebut Pihak 01 Sudah Menyerah Atas Pokok Permohonan yang Dibacakan Tim Hukum Prabowo-Sandi

Menurutnya, persoalan mengenai dana kampanye adalah hal yang telah akut di pemilu Indonesia bahkan di wilayah manapun.

"Ini persoalan akut di pemilu di Indonesia, di manapun, hampir saya katakan, hampir tidak ada yang namanya sumbangan itu bisa dikatakan benar," ungkapnya.

"Sumbangannya, rata-rata ada modus operandi untuk menyamarkan nama, karena ada pembatasan dana sumbangan misalnya," ujar Refly menambahkan.

Akan tetapi, dijelaskan Refly, semuanya tetap tergantung oleh MK.

Bambang Widjojanto Yakin Putusan Mahkamah Agung Ini Menangkan Prabowo-Sandi,Jokowi Terdiskualifikasi

"Tetapi akhirnya semua itu tergantung MK, MK mau 'beli' enggak apa yang dijual oleh pemohon," ujar Refly.

Halaman
123
Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved