Harganya Anjlok, Lovebird Diburu Warga di Pasar Tradisional Pamekasan
Seiring berjalannya waktu peternak di Kabupaten Pamekasan yang memulai beternak burung love bird. Akibatnya, harga burung imut ini anjlok
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Burung Lovebird (LB) memang memiliki popularitas tersendiri bagi para penghobi burung kicau.
Bahkan beberapa tahun belakangan ini potensi ternak burung berparuh bengkok pun makin diminati.
Namun Seiring berjalannya waktu pelaku ternak love bird ternyata begitu menjamur. Bahkan di Kabupaten Pamekasan sendiri telah banyak peternak burung love bird.
Hal inilah yang disinyalir membuat harga burung Love Bird di pasaran anjlok.
(BBKSDA Jatim Akan Tambah Papan Larangan Jual Beli Satwa Dilindungi di Pasar Burung Splendid Malang)
Salah satu penjual burung lovebird di Pasar Tradisional Pamekasan, Suhaimi saat ditemui di kios burung mengatakan, harga burung love bird beberapa waktu terakhir ini terus menurun.
Bahkan rata-rata penurunan harganya mencapai Rp 15-150 ribu per dua bulan.
"Ya mungkin bagi peternak merugikan, namun bagi penghobi jelas menguntungkan. Saat inilah waktu yang tepat untuk mengoleksi burung lovebird dari berbagai jenis,” katanya kepada TribunMadura.com, Minggu (23/6/2019).
Sesuai dengan yang dia katakan, para penghobi burung kicau meramaikan Pasar Tradisional Pamekasan membeli burung Love Bird memanfaatkan harganya yang tengah rendah.
Suhaimi mengaku harga seekor burung memang selalu naik turun.
“Ya begitulah kalau beternak buruk, harganya tidak selalu stabil naik dan tidak selalu turun. Dulu harga pernah naik, kemudian turun, naik lagi dan kini turun lagi,” ujarnya.
Bagi peternak besar, saat harga turun tidak akan menjadi kendala. Mereka akan mampu bertahan sambil menunggu masa harga kembali naik.
Namun turunnya harga sangat berpengaruh bagi peternak kecil. Terlebih jika hal itu menjadi ladang pengahasilan utama.
(Harga Burung Lovebird di Pamekasan Turun Drastis, Peternak Sebut Banyak Beralih ke Aduan Kicau)
“Untuk tahun sekarang karena di Pamekasan harganya sudah anjlok. Ada beberapa peternak yang sudah gulung tikar,” ungkapnya.
Suhaimi menjelaskan harga burung lovebird untuk jenis Pasjo dulu mencapai Rp 300 ribu namun kini hanya Rp 30 ribu.
Untuk Josan dulu Rp 250 ribu kini hanya Rp 50 ribu, untuk Paskun Rp 350 ribu dan kini Rp 60 ribu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pasar-love-bird-pasar-tradisional-17-agustus-pamekasan.jpg)