Rumah Politik Jatim

PHPU Pilpres Tuntas, KPU Jatim Tancap Gas Siapkan Alat Bukti Hadapi Gugatan Hasil Pileg di MK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menyiapkan sejumlah alat bukti jelang menghadapi sidang gugatan sengketa Pileg 2019.

PHPU Pilpres Tuntas, KPU Jatim Tancap Gas Siapkan Alat Bukti Hadapi Gugatan Hasil Pileg di MK
Tribunnews/Jeprima
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman memimpin sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019). Sidang putusan MK akan digelar hari ini, Kamis (27/6/2019). KPU akan menunggu hasil sidang putusan MK untuk tahapan Pemilu 2019 selanjutnya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menyiapkan sejumlah alat bukti jelang menghadapi sidang gugatan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pemilihan legislatif (pileg) di Mahkamah Konstitusi (MK).

KPU Jatim bersama dengan 38 KPU Kabupaten/Kota di wilayahnya cukup optimistis dengan terpenuhinya seluruh alat bukti, pihaknya akan menang dalam sidang gugatan tersebut.

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam pada penjelasannya menuturkan pentingnya persiapan jelang persidangan yang kemungkinan akan dilangsungkan pekan depan.

DPRD Jatim Minta Elit Politik Satukan Pendukung dan Lupakan Perbedaan Pasca Putusan Sidang MK

Menurutnya, ada dua hal yang harus disiapkan, yakni alat bukti dan pemenuhan kronologi.

“Kami telah melakukan pembekalan awal bagi Divisi Hukum KPU Kabupaten/Kota. Kami berharap Divisi Hukum KPU Provinsi dapat membimbing dan mengarahkan untuk suksesnya tahapan PHPU,” kata Anam kepada jurnalis, Kamis (27/6/2019).

Anam mengungkapkan proses di MK tersebut menjadi indikator kesuksesan tahapan pelaksanaan pemilu yang telah dilakukan sejak tahun 2017.

Mahasiswa Pasuruan Ajak Masyarakat Siap Dengar Putusan Sidang MK Sengketa Pilpres: Ini Sudah Final

“Proses pemilu menjadi tidak bermakna bila pembuktian tidak siapkan dengan baik. Menjadi penting untuk membuktikan bahwa KPU telah bekerja dan melaksanakan pemilu tahun 2019 dengan benar sesuai peraturan perundang-undangan,” tuturnya.

Tak hanya itu, Anam mengingatkan seluruh jajaran Komisioner KPU daerah untuk mempelajari proses persidangan PHPU Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) yang telah digelar di Mahkamah Konstitusi.

“Sidang PHPU PPWP yang telah dilaksanakan MK sebelumnya, dapat digunakan sebagai pandangan bagaimana pelaksanaan sidang PHPU Pemilihan Legislatif ke depan,” katanya.

Mahkamah Konstitusi Tolak Dalil Ajak Pemilih Pakai Baju Putih yang Dipersoalkan Prabowo-Sandi

Untuk memantabkan hal ini, KPU Jatim telah menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran KPU Kabupaten/Kota awal pekan lalu.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved