Mobil di Jembatan di Gandusari Blitar Mendadak Terbakar, Pengemudi Selamat Lompat dari Mobil

Naluri menyelamatkan diri Samsudin (39) membuatnya sukses keluar dari mobil yang terbakar di Desa Slumbung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Anugrah Fitra Nurani
SURYA/IMAM TAUFIQ
Mobil espass terbakar di Kecamatan Gandusari, kabupaten Blitar pada Minggu (30/6/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Naluri menyelamatkan diri Samsudin (39) membuatnya sukses keluar dari mobil terbakar.

Peristiwa ini terjadi Desa Slumbung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar pada Minggu (30/6/2019).

"Meski mobilnya, terbakar, korban berhasil menyelamatkan diri, dengan lari keluar. Namun demikian, kedua lengannya mengalami luka bakar," kata AKP Misdi, Kapolsek Gandusari.

Menurutnya, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Korban mengendarai mobil Daihatsu Espas nopol AG 490 RH sendirian.

(Fakta Baru Kebakaran Pabrik Mancis di Binjai, Gaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak-anak)

Ia melintas di Jembatan Kalisat, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari karena informasinya hendak mengecek ke lokasi peternakan sapinya.

Entah bagian mana yang konsleting dari mesin mobilnya, mendadak korban merasakan hawa panas dari dalam mobilnya.

Saat ditengok ke belakang, ternyata korban melihat ada kepulan asap dari belakang jok yang di dudukinya.

Namun demikian, korban tak bisa langsung menghentikan laju mobilnya.

Sebab, ia sedang melintas di atas Jembatan Kalisat, yang merupakan jalur satu-satunya, yang menghubungkan antara Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar dengan Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

"Karena ia sedang berada di atas jembatan, ia tak langsung berhenti kaena khawatir menyebabkan kemacetan di atas jembatan itu. Akhirnya, ia mempercepat laju mobilnya, agar sampai ke ujung jembatan (sisi utara)," paparnya.

(Kebakaran Rumah di Kampung 3D Kota Malang Diduga Akibat Korsleting Listrik)

Namun celakanya, belum sempat menepikan mobil, api sudah menyambar tubuh korban. 

"Untungnya, ia cepat lari (keluar mobilnya) di saat api sudah membesar, sehingga selamat meski sempat tersambar api,' ujarnya.

Warga ramai-ramai memadamkan api, dengan cara seadanya. Hanya sekitar 30 menit, api berhasil dipadamkan.

Tak pelak, kebakaran mobil itu menyebabkan kemacetan beberapa jam. Begitu api berhasil dipadamkan dan bodi mobil itu berhasil ditepikan, arus lalu lintas normal kembali.

Reporter: Surya/Nuraini Faiq

(Pemilik Tinggalkan Air yang Direbus, Rumah Bambu di Sooko Mojokerto Habis Terbakar)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved