Neraca Perdagangan Jatim Alami Defisit Selama Mei, Ada Selisih Negatif dari Sektor Migas
Neraca Perdagangan Jatim Alami Defisit Selama Mei, Ada Selisih Negatif dari Sektor Migas.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Neraca perdagangan Jatim selama Mei 2019 mengalami defisit.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala BPS Jatim Teguh Pramono saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Minggu (30/6/2019).
Menurut Teguh Pramono, defisitnya neraca perdagangan Jatim ini disebabkan adanya selisih negatif sektor migas.
• Neraca Selalu Defisit, Pengusaha Jatim Siap Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan dengan Rusia
• Evaluasi Sistem PPDB, FPP Jatim Sebut Penerapan Zonasi Harus Perhatikan Soal Pemerataan Sekolah
• Kiai Sepuh Jatim Sambut Baik Pernyataan Jokowi dan Prabowo Paska Keputusan MK
"Sektor migas mengalami selisih negatif. Meskipun pada sektor nonmigas tercatat mengalami kinerja positif," kata dia.
Surplus nonmigas, kata Teguh, tidak sebanding dengan minus dari sektor migas. Sehingga neraca perdagangan tak seimbang.
Agregat neraca perdagangan menjadi defisit karena surplus nonmigas yang tercatat 76,50 juta Dolar AS tak bisa menutupi defisit sektor migas yang mencapai 326,34 juta Dolar AS.
Berdasarkan data yang dihimpun TribunJatim.com dari BPS Jawa Timur, selama kurun waktu Januari-Mei 2019 neraca perdagangan Jawa Timur mengalami defisit hingga 1,43 miliar Dolar AS.
Nominal tersebut disumbang oleh defisit sektor migas sebesar 1,35 miliar Dolar AS dan defisit sektor nonmigas sebesar 72,37 juta Dolar AS.
Meski begitu, apabila melihat grafik data ekspor dan impor Jatim selama April 2019, ekspor terpantau mengalami kenaikan. Sedangakan nilai impor menurun.
Nilai ekspor Jatim selama April 2019 menunjukkan angka kenaikan hingga 15,3 persen dimana komoditas perhiasan menyumbang paling banyak.
Dengan begitu dapat dikatakan masyarakat Jatim mulai bisa memaksimalkan komoditas untuk diekspor dan mengurangi jumlah impor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-komoditas-ekspor-dan-impor.jpg)