SMK PGRI 13 Surabaya dan SMKN 10 Surabaya Terpilih Sosialisasikan SMK Rujukan dan Teaching Factory

SMKN 10 Surabaya yang ditunjuk sebagai sekolah rujukan, sementara SMK PGRI 13 Surabaya sebagai sekolah dengan program Teaching Factory.

SMK PGRI 13 Surabaya dan SMKN 10 Surabaya Terpilih Sosialisasikan SMK Rujukan dan Teaching Factory
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Ilustrasi SMK - Dua SMK terpilih sosialisasikan SMK Rujukan dan Teaching Factory 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua SMK terpilih untuk menerapkan program sekolah rujukan dan teaching factory pada tahun 2019.

Yaitu SMKN 10 Surabaya yang ditunjuk sebagai sekolah rujukan, sementara SMK PGRI 13 Surabaya sebagai sekolah dengan program Teaching Factory.

Kedua sekolah tersebut diharapkan mengimbaskan program sekolah yang telah dilakukan agar dapat diadaptasi dan membantu peningkatan kualitas output oleh sekolah sekitarnya.

Tanggapan Orangtua dan Siswa SMP Swasta Soal Sekolah dengan Minim Murid Imbas Sistem PPDB 2019

Setidaknya sembilan SMK swasta ikut serta dalam sosialisasi program sekolah rujukan dan teaching factory di SMKN 10 Surabaya, Rabu (10/7/2019).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Surabaya-Sidoarjo, Sukaryanto menjelaskan pada dasarnya setiap SMK telah memiliki program teaching factory.

Hanya saja program nasional setiap tahunnya juga mendanai program sekolah rujukan dan program teaching factory pada skeolah-sekolah unggulan.

"SMK ini 70 persen praktek, sisanya teori. Dan sekolah-sekolah yang dipilih nasional biasanya konsisten dalam pengembangan kerjasama dan program sekolahnya,"ujarnya.

Iapun berharap kedua sekolah yang mendapat pendanaan dari pemerintah pusat dapat mengoptimalkan program sekolahnya dan memberikan output yang dibutuhkan dunia kerja.

"Program ini juga menunjukkan kalau kualitas SMK swasta juga bisa unggul seperti SMK negeri. Jadi harus terus ditingkatkan,"urainya.

Dampak Sistem PPDB 2019, SMP Al Jihad Surabaya Cuma Terima 9 Siswa hingga Harus Naikkan Biaya SPP

Kepala SMK PGRI 13 Surabaya, Sri Wiludjeng menjelaskan program teaching factory yang didanai pemerintah harus tuntas dalam waktu empat bulan. Dalam hal ini, SMK PGRI 13 Surabaya menggandeng Lia Sidik Assocciates Branding & Design untuk menyetarakan kurikulum jurusan Desain Komunikasi Visual di sekolahnya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved