Ecoton dan Dua Remaja Kirim Surat untuk Konjen AS di Surabaya dan Presiden Donald Trump, Simak!

Puluhan perempuan bersama Ecoton hari ini, Jumat (12/7/2019) melakukan aksi di Jalan Citraland.

Ecoton dan Dua Remaja Kirim Surat untuk Konjen AS di Surabaya dan Presiden Donald Trump, Simak!
TRIBUNJATIM.COM/HEFTY SUUD
Nina, membacakan surat balasan dari Konsulat Jendral Amerika Serikat di Surabaya, di depan peserta aksi, Jumat (12/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Puluhan perempuan bersama Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton), hari ini, Jumat (12/7/2019) melakukan aksi di Jalan Citraland, dekat Konsulat Jendral Amerika (Konjen AS) di Surabaya.

Prigi Arisandi, Direktur Eksekutif Ecoton mengatakan, ada sekitar 50 peserta dalam aksi tersebut, mulai dari anak-anak, sampai ibu-ibu.

Selain melakukan aksi dengan membawa banner dan instalasi berbentuk ikan yang bagian perutnya terdapat sampah, mereka pun mengirimkan tiga buah surat yang ditujukan untuk Konsulat Jendral AS dan Presiden AS, Donald Trump.

Tanggapi Pembuangan Limbah dari AS ke Indonesia, Puluhan Perempuan Gelar Aksi di Konjen AS Surabaya

Surat untuk Presiden AS tersebut, ditulis oleh Aeshnina azzahra aqilani (12) dan Scheherazade fihi ma fihi (11). Keduanya mengaku mempersiapkan surat tersebut bersama-sama, semalam sebelum diadakannya aksi.

"Kalau dari saya, intinya memohon supaya jangan ekspor sampah ke Indonesia lagi, karena di sini
masalah sampah sudah banyak. Ayolah dibantu untuk menguranginya, jangan malah ditambahi," ujar Aeshnina yang akrab disapa Nina.

Scheherazade atau yang akrab disapa Zade pun mengatakan isi suratnya kurang lebih sama. Sebab menurut Zade, sampah-sampah tersebut, terutama yang berupa sampah plastik, berbahaya juga untuk binatang.

Geruduk Konjen Jepang, Massa Green Women Minta Pemerintah Jepang Berhenti Danai Proyek Batubara

Prigi pun menyampaikan, isi surat yang diberikan oleh lembaganya untuk Konjen AS bernada serupa.

Ia pun menjabarkan fakta, sejak tahun 2018, China telah menutup pintu impor sampah Amerika.

Selanjutnya, sampah dari Negri Paman Sam itu, dibuang ke Filipina, Malaysia dan Indonesia.

"Melalui surat dan aksi kami hari ini, kami ingin Amerika mbok ya menyadari, jangan buang sampah di Indonesia," ujar Prigi.

Ketiga surat tersebut, diterima oleh Kapolres Lakarsantri, Heri Sukiswanto dan disampaikan secara langsung ke Konjen AS.

Konjen AS Berkolaborasi dengan UPN Veteran Jatim Kenalkan Peace Corps, Gelar Sederet Acara Berikut!

Ketiga surat itu pun telah mendapatkan balasan, isinya disampaikan di depan peserta aksi oleh Nina. Dalam surat tersebut berisi nomor telepon yang dapat dihubungi oleh Ecoton untuk konfirmasi lebih lanjut.

Konjen Amerika Serikat juga menulis akan melanjutkan surat tersebut ke pihak-pihak terkait dan meresponnya di waktu mendatang.

Dalam surat tersebut, Konjen Amerika Serikat pun memohon maaf karena tidak dapat menerima surat tersebut secara langsung dari perwakilan peserta aksi.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved