Rumah Politik Jatim

PKB se-Jatim Solid Dukung Cak Imin Jadi Ketua Umum pada Muktamar Agustus 2019 Mendatang

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Jawa Timur menegaskan solid untuk mendukung kembali Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Ketua Umum.

TRIBUNNEWS
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. PKB se-Jatim solid dukung Cak Imin jadi Ketua Umum pada Muktamar Agustus mendatang 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Jawa Timur menegaskan solid untuk mendukung kembali Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Ketua Umum periode 2019-2024.

Sebanyak 38 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) serta Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim menegaskan Cak Imin sebagai kandidat terbaik pada Muktamar PKB di Bali, 20 Agustus 2019 mendatang.

Berdasarkan penjelasan Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, 38 DPC se-Jatim telah berkirim surat ke DPP untuk memberikan rekomendasi dukungan itu.

"Dukungan itu merupakan inisiatif DPC. DPW hanya mendapat tembusan," kata Halim kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (14/7/2019).

PPP Mulai Dekati PKB untuk Usung Cawali pada Pilwali Kota Blitar 2020

Mengutip penjelasan DPC pada surat tembusan di DPW tersebut, Halim menyebut ada tiga hal yang mendasari para DPC ingin Cak Imin kembali menahkodai partai berlambang sembilan bintang ini.

"Pak Muhaimin dinilai sebagai kader PKB yang paling layak untuk kembali lima tahun kedepan," kata Halim.

Pertama, hasil pemilu 2019 yang menempatkan PKB diurutan keempat secara nasional dengan 13,5 juta suara menjadi alasannya.

"PKB di bawah kepemimpinan Pak Muhaimin berhasil mengembalikan secara nasional ke posisi PKB di 1999 (awal berdiri). Bahkan, angkanya lebih tinggi," kata Halim.

Dengan perolehan suara sebanyak itu, PKB sukses mengunci 58 kursi sekaligus menjadi perolehan terbanyak di lima pemilu terakhir yang pernah diikuti sejak PKB berdiri. Mulai dari pemilu 1998 (51 kursi), pemilu 2004 (52 kursi), pemilu 2009 (28 kursi), dan pemilu 2014 (47 kursi).

PKB Kirim 8 Nama Kandidat untuk Jadi Ketua DPRD Sidoarjo, Satu Nama Ini Dipastikan Gugur

Alasan kedua, PKB di bawah kepemimpinan Cak Imin juga dinilai telah sukses membantu penyelesaian masalah nasional.

"Kedua, PKB di lima tahun terakhir juga bisa menjembatani berbagai permasalahan nasional. Baik masalah ekonomi, politik, hingga sosial," kata pria yang juga menjabat Ketua DPRD Jatim ini.

PKB di bawah kepemimpinan Cak Imin memang memiliki peran strategis di kepemimpinan nasional. Apalagi, di kabinet pemerintahan Jokowi periode 2014-2019, PKB menempatkan empat kadernya.

Di antaranya Hanif Dhakiri (Menteri Ketenagakerjaan), Eko Putro Sandjojo (Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi), Imam Nahrawi (Menteri Pemuda dan Olahraga), serta Mohamad Nasir (Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi).

Dengan berbagai pencapaian tersebut, PKB juga dinilai memiliki prestasi dan cenderung tanpa konflik perpecahan. "Alasan ketiga, PKB juga menjadi partai yang solid dan diperhitungkan," kata Halim yang juga Kakak Kandung Cak Imin ini.

Oleh karenanya, Halim menegaskan tak ada nama lain di luar Cak Imin dalam usulan dari pengurus di Jawa Timur. "Satu-satunya nama (calon ketua umum) yang kami usulkan hanyalah Pak Muhaimin," tegasnya.

Apabila Cak Imin kembali terpilih pada Muktamar mendatang, maka Cak Imin akan menjadi Ketua Umum PKB untuk keempat kalinya secara berturut-turut. Sejak tiga periode lalu (2005-2010, 2010-2014, 2014-2019), pria asal Jombang ini telah menduduki jabatan tersebut.

Halim menambahkan, selain membahas pemilihan Ketua Umum, PKB juga akan merumuskan peran PKB dalam mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin mendatang.

"Terpenting, kami juga akan memutuskan arah perjuangan PKB lima tahun kedepan bersama-sama di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin," kata Halim.

Untuk diketahui, pada pemilu 2019 yang berlangsung serentak, PKB merupakan pengusung Jokowi-Ma'ruf Amin. Selain itu, PKB juga memiliki nomor urut yang sama dengan Jokowi-Ma'ruf, yakni nomor urut 1. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved