Hari Raya Idul Adha

Sapi Limosin Seberat Satu Ton dari Magetan Dihargai Rp 45 juta

Budi Hartono warga Dukuh Kacangan, Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, kabupaten Magetan merelakan sapi limousin kesayangannya yang berbobot satu ton

Surya/ Doni Prasetyo
Budi Hartono memperlihatkan sapi jenis limousin yang memiliki perototan lebih baik dibandingkan sapi Simental. Sapi limousin ini memiliki bobot satu ton dan mahar sebesar Rp 4,5 juta. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Budi Hartono warga Dukuh Kacangan, Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, kabupaten Magetan merelakan sapi limosin kesayangannya yang berbobot satu ton itu dimiliki orang lain untuk dikorbankan di Hari Raya Idul Adha dengan mahar Rp 45 juta.

"Sudah ada dua orang yang menawar, satu menawar Rp 40 juta, dan tetangga dekat Rp 42 juta. Kami minta Rp 45 juga, dibawah itu tidak kami lepas," kata Budi Hartono kepada Surya, Jumat (2/8).

Menurut Budi Hartono, dia memiliki sapi limousin berbobot ekstrem dua ekor, masing masing berbobot satu ton. Kedua sapi itu relatif masih muda karena baru berumur sekitar empat tahun.

"Kalau pun ada yang mau Rp 45 juta setiap ekor, kita lepas. Tapi kalau dibawah mahar yang kami minta itu, lebih baik saya rawat sendiri. Saya masih pingin berlama lama dengan sapi saya yang memiliki bobot cukup ekstrem ini," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Dijelaskan Budi Hartono, sapi pedaging jenis limousin berasal dari Prancis ini dalam pemiliharaannya perlu penanganan khusus, dibandingkan sapi jenis lain.

Polisi Ringkus 2 Kawanan Jambret Ponsel, Pelaku Dibawah Umur Sudah Beraksi 2 Kali

Gempa Guncang Banten dan Sekitarnya, BMKG Sebut Berpotensi Tsunami

Pemisahan Bayi Kembar Siam Akila Azila, RSUD Dr Soetomo: Sudah Saling Pukul, Ingin Segera Terpisah

"Limousin ini tipe sapi potong dengan perototan yang lebih baik dari sapi simmental. Makanya perlakuannya lebih khusus dibandingkan sapi simmental (metal),"ujar Budi Hartono.

Ciri sapi limousin, lanjut Budi Hartono, memiliki bulu berwarna coklat tua kecuali di sekitar ambing berwarna putih serta lutut kebawah dan sekitar mata berwarna lebih muda ini memiliki selera makan yang lebih dibandingkan sapi lokal Maduroan juga yang lain.

"Sapi limousin ini setiap harinya menghabiskan makanan sampai dua puluh lima kilogram polar, rumput dan jerami, serta makanan lain sampai sebanyak minimal lima karung," kata Budi kepada Tribunjatim.com.

Diuangkapkan Budi, jumlah makanan sapi limousin sebanyak itu kalau dirupiahkan nilainya mencapai Rp 45 ribu untuk dua ekor sapi.

"Makanya saya minta mahar Rp 45 juta, kalau dibawah harga Rp 45 juta, lebih baik saya pelihara sapi sapi ini agak lebih lama lagi Mas," tandas Budi. (Doni Prasetyo/Tribunjatim.com)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved