Breaking News

Jadi Korban Biro Haji Abal-abal bersama 50 Orang Lain, Warga Surabaya Ini Takut Kampungnya Tahu   

Sepasang suami istri korban porsi haji abal-abal asal Surabaya Utara, M dan F memilih menyimpan musibah yang mereka hadapi untuk dirinya sendiri.

Tayang:
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Anugrah Fitra Nurani
istimewa
Jamaah haji di Masjidil Haram 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sepasang suami istri korban porsi haji abal-abal asal Surabaya Utara, M dan F memilih menyimpan musibah yang mereka hadapi untuk dirinya sendiri. 

Keduanya takut warga kampung tahu kalau mereka menjadi korban ulah salah satu pelaku yang menjanjikan bisa menaikkan haji sebelum waktunya. 

"Mohon biar warga kampung dan tetangga jangan ada yang tahu. Hanya keluarga saya yang tahu kalau kami tidak jadi ke Tanah Suci," ucap perempuan dua anak kepada surya.

Surya berusaha menelusuri rumah korban ini. Keduanya tinggal di sebuah kampung padat penduduk di Wilayah Surabaya Utara.

(Jadi Korban Penipuan Porsi Haji Abal-Abal, Suami Istri di Surabaya Ini Diperiksa Polda Jatim)

Untuk masuk kampung saja motor harus dimatikan mesin dan dituntun.

Namun keberadan suami istri ini cukup terpandang. Rumahnya lebih besar dan tetangganya. 

Rumah ini dekat salah satu masjid di Kampung. banyak anak-anak mengaji di masjid tersebut dalam kegiatan semacam ponpes.

Di dinding rumah M dan F tedapat semacam banner papan nama permanen.

"Kami ke Polda Jatim bersama suami. Tadi ada Bibi saya. Dia saja tak tahu kalau kami kena masalah. Tapi ini adalah cobaan," tutur M.

(51 CJH Jadi Korban Penipuan Percepatan Haji, Polda Jatim Tetapkan Satu Pelaku)

M dan F sebelumnya dimintai keterangan seputar gagalnya para jemaah di Jatim yang tergiur porsi haji abal-abal.

M menyebut peristiwanya terjadi pada Senin (5/8/2019) kemarin petang. Sebanyak 59 jemaah calon haji di luar porsi Kemenag nekat menuju Asrama Haji. 

Mereka dijanjikan oleh salah satu kelompok bimbingan haji bisa terbang ke tanah suci menggantikan porsi haji yang kosong.

Mereka juga dijanjikan akan dimasukkan ke Asrama Haji lebih dulu.  Rencananya mereka akan terbang di kloter terakhir.

Namun mereka tertahan sebelum masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya

Reporter: Surya/Nuraini Faiq

(Jemaah Haji Asal Kota Batu Meninggal di Mekkah, Sempat Video Call dan Mengeluh Sakit Kepala)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved