Megawati Blak-blakan Minta Jatah Kursi Menteri Terbanyak, PPP: Presiden Pemegang Hak Prerogatif
Megawati Soekarnoputri secara terang-terangan meminta kepada Presiden Joko Widodo agar PDI Perjuangan diberi jatah kursi menteri paling besar.
Penulis: Elma Gloria Stevani | Editor: Dwi Prastika
Sontak para kader tertawa terbahak-bahak.
"Tapi kalau nanti yang lain dapat 3 berarti PDI?" tanya Jokowi kepada para kader.
Para kader menjawab menang.
"Belum tentu juga," lanjut Jokowi.
"Tapi yang jelas PDI Perjuangan pasti yang terbanyak!" ucap Jokowi dengan mantap.
• Cerita Megawati Soal Ahok & Pertemuan dengan Prabowo: Enak Gini Jadi Pemenang Terus Semua Merapat
• Megawati Putuskan Tri Rismaharini Masuk Pengurus Pusat PDIP, Jadi Ketua Bidang Kebudayaan
Dalam pidatonya, Megawati Soekarnoputri juga menyinggung soal enaknya terus jadi pemenang dalam kontestasi politik.
Namun, Megawati Soekarnoputri berceloteh, bukan suatu yang mengherankan jika PDIP diminati oleh banyak pihak.
Awalnya, ia memberikan sambutan.
Namun, Megawati Soekarnoputri mengaku bingung membacakan banyak nama tokoh yang harus disambut dalam kongres PDIP V.
"Banyak soalnya yang minta diundang, saya sendiiri sampai bingung. Sampai terakhir pun minta mengapa saya tidak diundang, saya tidak diundang," ungkap Megawati Soekarnoputri dikutip dari channel Youtube Kompas TV, Kamis (8/8/2019).
"Terus saya bilang dengan Sekjen (Hasto Kristiyanto), enak loh, gini loh Tok kalau jadi pemenang terus loh, semua orang mau merapat," kata Megawati Soekarnoputri.
Mendengar hal tersebut, hadirin termasuk ketua umum partai-partai lain ikut tertawa.
Bahkan, Ketua Umum Gerindra sekaligus Calon Presiden nomor urut 02 pada Pilpres 2019, Prabowo Subianto turut tertawa.
• Kongres V PDIP, DPC Nganjuk Minta Megawati Soekarnoputri Tetap Jadi Ketua Umum: Tak Ada yang Lain
• Jadi Ketua DPP PDIP Bukti Risma Punya Kedekatan dengan Megawati, Bakal Naik Kelas Politisi Nasional
Megawati Soekarnoputri melanjutkan, semua orang kini banyak yang ingin mendekatinya.
"Yang tidak kenal dengan saya saja, senyum manis salaman, kalau dulu mana mau," kata Megawati Soekarnoputri.