Pejambret Kalung Minta Keringanan Lagi Pasca Divonis Lebih Ringan, Bikin Majelis Hakim Sampai Geram

Seorang terdakwa pejambret kalung di Surabaya minta keringanan hukuman padahal sudah divonis lebih ringan. Majelis hakim sampai geram.

Pejambret Kalung Minta Keringanan Lagi Pasca Divonis Lebih Ringan, Bikin Majelis Hakim Sampai Geram
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Terdakwa Erik Yohanza saat jalani sidang putusan di Ruang Garuda, Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang diketuai oleh Dede Suryaman menatap tajam terdakwa kasus pencurian perhiasan disertai kekerasan Erik Yohanza seusai pembacaan putusan. 

Dia geram lantaran terdakwa masih meminta keringanan setelah hukuman yang dijatuhkan masih dirasa kurang.

Padahal, vonis empat tahun yang dijatuhkan lebih ringan dari tuntutan Jaksa. 

"Mau ditambah lagi hukumannya?" tegas ketua majelis, Dede Suryaman usai bacakan putusan, Selasa, (13/8/2019). 

Pemuda Asal Surabaya Jambret Ponsel Pasutri di Rungkut Surabaya, Pelaku Sudah Beraksi di 3 TKP

Terdakwa hanya menunduk ia pun menerima putusan tersebut.

Diketahui, Erik Yohanza menjambret korban Siti Lailatul Sufiana di Jalan Blauran, Surabaya pada 31 Maret 2019 lalu. 

Yang sedang berjalan kaki dengan menggunakan satu untai kalung emas kurang lebih 49 cm beserta liontin emas bulat dengan hiasan batu warna putih, kemudian terdakwa mengikuti dari belakang dan terdakwa selanjutnya menarik secara paksa kalung tersebut. 

Kasus Penjambretan Ponsel di Rungkut Surabaya, Hasil Curian Dibuat Pelaku Mabuk-mabukan

Terdakwa berusaha membawa lari dimana, terdakwa jatuh serta kalung dan setelah itu, terdakwa melarikan diri dan akhirnya ditangkap oleh pengguna jalan dan kemudian ada petugas Kepolisian yang datang dan mengamankan terdakwa.

Korban mengalami kerugian senilai Rp 20 juta. Terdakwa dijerat Pasal 365 ayat 1 KUHPidana. 

Cuma Ingin Punya Uang Jajan, 2 Remaja Ini Nekat Jambret Ponsel di Suramadu

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved