Polres Blitar Tangkap Wanita Penjual Sabu-sabu Sekaligus Beri Pelayanan Kencan Plus

Modus Jual sabu dan layanan plus diungkap Satuan Narkoba Polres Blitar menangkap seorang wanita, Ny Dw, (28), warga Kecamatan Genteng, Banyuwangi

Polres Blitar Tangkap Wanita Penjual Sabu-sabu Sekaligus Beri Pelayanan Kencan Plus
Today Online
Ilustrasi penangkapan 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Awas, modus peredaran sabu-sabu (SS) saat ini kian kreatif. Tak hanya dijual dengan paket hemat atau murah, namun juga menyediakan pelayanan khusus (plus-plus).

Caranya, si pengecer memanfaatkan jasa wanita, sebagai pengecer atau kurirnya. Dan, sekaligus si wanita itu juga siap memberikan bonus kencan atau check in di penginapan.

Tarifnya, juga terjangkau karena satu paket dengan harga sabu-sabu yang dijualnya. Modus seperti itu terungkap ketika petugas Satuan Narkoba Polres Blitar menangkap seorang wanita, Ny Dw, (28), warga Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi.

2 Oknum LSM Dilaporkan Peras Pemkab Gresik Minta Rp 50 Juta, Kini Ditangkap Polisi

Ia ditangkap di depan sebuah penginapan yang ada di jalan Raya Malang-Blitar atau tepatnya di jalan Dusun Lahor, Desa/Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Senin (12/8) malam kemarin. Saat digeledah, petugas menemukan dua poket sabu-sabu.

Kepada petugas, ia mengaku sedang menunggu pria yang akan membokingnya dan sekaligus akan membeli sabu-sabu, yang dibawanya.

Sebab, ia tak hanya menjual sabu-sabu, namun juga bisa 'dipakai'. Karena itu, ia siap diboking di penginapan itu, untuk menemani pria yang akan mengencaninya. Bahkan, yang mengejutkan petugas, katanya, sabu-sabu itu tak sekadar dipakai namun sekalian buat dopping, agar dirinya kuat berkali-kali melayani pria yang akan mengencaninya. Namun apes, sebelum 'bertempur' dengan pria yang membokingnya, ia keburu dicokok petugas.

Hubungan Irwan Mussry dan Mertua, Ibu Maia Estianty Rangkul & Ajak Menantu Menari saat Liburan Mewah

 

"Alasannya, seperti itu. Katanya, itu akan dipakai dopping, agar kuat ketika akan kencan dengan seorang pria yang membokingnya," kata AKP Didik Suhardi, Kasat Narkoba Polres Blitar.

Dari dia, petugas menyita sabu-sabu dua paket hemat atau per pakernya seberat 0,28 gram. Itu dijual Rp 350.000 per paketnya. Namun, jika dijual dengan bonus pelayanan khusus, itu seharga Rp 500.000. Sebab, yang Rp 150.000 adalah ongkos kencannya (short time).

Namun, itu belum termasuk ongkos penginapannya.

"Dia itu mengaku selama ini memang sering melayani pria hidung belang. Sekalian juga menjual sabu-sabu. Nah, ia dapat barang dari mana, itu yang masih kami selidikinya," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Menurutnya, penangkapan itu bermula dari petugas mendapatkan informasi bahwa ada wanita yang akan melayani pria di sebuah penginapan. Namun, ia tak sekadar diboking, melainkan juga nyambi menjual sabu-sabu. Setelah dikuntit petugas, si wanita itu berhenti di depan penginapan karena menunggu pria yang akan membokingnya.

Namun, karena si pria itu tak kunjung datang dan khawatir si wanita itu kabur, petugas mendekatinya.

"Dia datang ke penginapan itu dengan mengendarai sepeda motor sendirian. Ketika ditanya petugas, ia mengaku menunggu temannya," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Begitu digeledah, petugas menemukan dua paket sabu-sabu, yang disimpan di saku celananya. Karuan, ia tak berkutik dan mengaku sedang menunggu pria yang akan membeli barang itu.

"Kami masih mengembangkannya, ia dapat barang dari mana dan harganya berapa. Termasuk, siapa yang jadi pelanggannya. Untuk saat ini ia sudah diamankan di Polres Blitar," paparnya.(fiq/Tribunjatim.com)

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved