Berawal Kenal di Facebook, Hidup Remaja 19 Tahun Hancur Seusai Dirudapaksa Pemuda Jombang di Kamar

Berawal Kenal di Facebook, Hidup Remaja 19 Tahun Hancur Seusai Dirudapaksa Pemuda Jombang di Kamar Rumahnya.

Berawal Kenal di Facebook, Hidup Remaja 19 Tahun Hancur Seusai Dirudapaksa Pemuda Jombang di Kamar
SURYA/SUTONO
Tersangka pelaku rudapaksa diringkus Satreskrim Polres Jombang 

Berawal Kenal di Facebook, Hidup Remaja 19 Tahun Hancur Seusai Dirudapaksa Pemuda Jombang di Kamar

TRIBUNJOMBANG.COM, JOMBANG - Petugas Polres Jombang, Jawa Timur, menangkap Dwi Setiawan (22), pemuda asal Desa Pulorejo Kecamatan Tembelang, Jombang, karena diduga memperkosa teman wanitanya, inisial Y (19).

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu, membenarkan adanya kejadian pemerkosaan itu.

Menurut Azi Pratas, korban yang warga Kecamatan Ploso, menjadi korban pemerkosaan tersangka sekitar satu tahun lalu, tepatnya di pertengahan bulan Juni 2018.

Polisi Gerebek Agen Penyalur LPG di Jombang, Diduga Oplos LPG Subsidi Selama 3 Bulan

Pria Asal Surabaya Ditemukan di Jombang Sudah Jadi Mayat, Kondisi Membengkak

Bahayakan Keselamatan Pengguna Jalan, PT KAI Tutup Dua Perlintasan KA Tanpa Izin di Jombang-Sembung

Kejadian tersebut terkuak setelah korban mengadukan kasus yang dialaminya kepada ibunya, Jinab (51). Tak terima anaknya dicabuli, ibu korban ini kemudian melaporkannya kepada Polisi.

Pemerkosaan bermula sekitar 10.30 WIB Korban dijemput pelaku di sekitar gapura Desa Jatigedong. Keduanya memang sudah kenal lewat jejaring sosial internet Facebook.

Selanjutnya, korban diajak tersangka pelaku pergi ke Kota Jombang. Sebelum memperdayai korban, tersangka mengajak korban berputar-putar di Kota.

Setelah itu, tersangka mengajak korban ke sebuah rumah di kawasan Perumahan Metro Graha di Desa Tunggorono, Jombang Kota.

Di rumah itulah korban diajak masuk ke sebuah kamar oleh pelaku. selanjutnya, pelaku mendekap korban dari belakang.

Saat itu korban berusaha berontak, namun upaya ini gagal. Tersangka kemudian melepas baju korban dan dengan leluasa pelaku merudapaksa korban sebanyak dua kali.

"Setelah mendapatkan laporan, kami lakukan penyelidikan. Dan akhirnya tersangka kami tangkap tadi malam (Rabu malam) di rumahnya," ujar AKP Azi Pratas Guspitu, kepada TribunJatim.com, Kamis (15/8/2019).

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 293 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

"Kami sudah lakukan visum Et Repertum, untuk melengkapi barang bukti," terang Azi.

Penulis: Sutono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved