Dua Pria Jabar Catut Nama Pejabat Polda Jatim Ini Peras 3 Pengusaha Gresik, 2 Korban Gagal Ditipu
Dua Pria Jabar Catut Nama Pejabat Polda Jatim Ini Peras 3 Pengusaha Gresik, 2 Korban Gagal Ditipu.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Sudarma Adi
Dua Pria Jabar Catut Nama Pejabat Polda Jatim Ini Peras 3 Pengusaha Gresik, 2 Korban Gagal Ditipu
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua pria asal Jabar yang memeras pengusaha di Gresik melalui WhatsApps (WA) menggunakan identitas pejabat Polda Jatim, ternyata sudah menyasar tiga orang.
Kedua pelaku bernama, Stevanus Abraham Antoni (41) dan Heri Irwan (28).
Stevanus dengan intonasi suara yang terdengar lugas mengungkap, selama menjalankan penipuan ini sedikitnya ada tiga orang yang menjadi targetnya.
• Peras Pengusaha Tembaga Pakai Nama Pejabat Polda Jatim, Nasib 2 Pria Asal Jabar Ini Berujung di Bui
• Polda Jatim Bongkar Pabrik Merkuri Illegal di Sidoarjo, Pelaku Jual Lewat Medsos
• Polres Pamekasan Salurkan 13 Hewan Kurban dari Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan ke Ponpes
Semua target para pelaku itu memiliki latar belakang sebagai pengusaha.
Namun dari ketiganya hanya satu pengusaha yang menjadi korban lantaran berhasil ditipu pelaku.
Ia mengaku, saat menjalankan aksinya Stevanus menggunakan modus ataupun pola persuasi yang sama.
Yakni menawarkan sejumlah barang dalam jumlah besar, kemudian menyepakai harga, lalu menentukan waktu uang ditransfer.
"Saya udah tiga kali lakukan, 2 kali tidak berhasil, ya ngakunya sama sih," ujar pria asal Pulo Gadung, Jakarta Timur itu sesekali melirik ke depan lensa kamera awakmedia yang menyorotnya, Kamis (15/8/2019).
Kanit III Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Jatim AKP Harianto mengungkap, dua orang pengusaha yang gagal dikibuli pelaku, karena merasa ragu atas modus yang dilakukan tersangka.
"Ada beberapa korban yang sudah dihubungi (pelaku) tapi kemudian langsung menghubungi ke bapak Wadir krimsus yang asli, kata Wadir krimsus yang asli dan ternyata itu tidak benar," ungkapnya.
Harianto menambahkan, para pelaku melakukan aksi penipuannya itu dari Jakarta.
"Dia ini hubungi korban-korbannya yang ada di Gresik langsung dari Jakarta," kata pria berkemeja putih lengan pendek itu.
Selama ini, lanjut Harianto, kedua pelaku tidak memilik jaringan khusus yang sistemik dan terpola saat beraksi.
"Tidak ada jaringan bekerja sendiri mereka," jelasnya.
Dan ini baru pertama kali aksi mereka terbongkar dan berujung ditangkap Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.
"Ini baru pertama kali ditangkap," ungkapnya.
Harianto menambahkan, personelnya menangkap langsung kedua pelaku yang berada di Jakarta.
Tidak ada perlawanan saat keduanya dicokok anggota Polda Jatim.
"Kami tangkap langsung ke Jakarta, tim kami kesana. Gak melawan mereka, kami tangkap pas lagi tiduran di rumah," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/stevanus-abraham-antoni-41-dan-heri-irwan-28-saat-dikeler-ke-balai-wartawan-gedung-humas.jpg)