Meriahkan HUT ke-74 RI, Pegawai Kanwil Kemenkumham Jatim Menari Remo Gagrak Anyar Pakai Selendang

Meriahkan HUT ke-74 RI, Pegawai Kanwil Kemenkumham Jatim Menari Remo Gagrak Anyar Pakai Selendang.

Meriahkan HUT ke-74 RI, Pegawai Kanwil Kemenkumham Jatim Menari Remo Gagrak Anyar Pakai Selendang
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Kanwil Kemenkumham Jatim, Susy Susilawati ikut menari tari Remo 

Meriahkan HUT ke-74 RI, Pegawai Kanwil Kemenkumham Jatim Menari Remo Gagrak Anyar Pakai Selendang

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kanwil Kemenkumham Jatim punya cara unik untuk memperingati usia Republik Indonesia yang memasuki tahun ke 74 ini.

Pihaknya memilih untuk melestarikan budaya Indonesia khususnya Jawa Timur yaitu Tari Remo Gagrak Anyar

Dengan pakaian serba merah dan memakai selendang, para pegawai menari di halaman kanwil. Baik pimti pratama, pejabat struktural, JFT dan JFU semuanya terlibat.

Kanwil Kemenkumham Jatim Maksimalkan Peran Tim TI Untuk Tingkatkan Layanan Publik

Kanwil Kemenkumham Jatim Resmikan Layanan Publik Berbasis HAM, Buat Ciptakan Pelayanan yang Adil

Kakanwil Kememkumham Jatim Jadi Saksi MoU Unit Layanan Paspor Kanim Tanjung Perak-Pasar Atom Mall

Dipimpin tiga penari profesional, para pegawai turut berlenggak-lenggok menirukan gerakan tari asal Jombang itu. Tak hanya itu, kibasan selendang membuat suasana semakin meriah. Meski beberapa pegawai terlihat masih terbata-bata. 

“Kami ingin menggugah semangat pegawai untuk mencintai dan melestarikan budaya yang ada, tari remo dipilih karena sangat dekat dengan masyarakat Jatim,” ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati, Jumat, (16/8/2019). 

Tarian Remo, lanjut Susy, tidak dapat dilepaskan dari catatan sejarah dan nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Karena kedua unsur tersebut lah yang menjadikan Tari Remo sebagai tarian yang unik. Memang, awal mulanya, tari ini dibuat oleh seniman-seniman jalanan pada masa lalu dengan memberi tema seorang Pangeran yang dikenal gagah dan berani. 

“Semangat gagah berani inilah yang coba kami ambil, layaknya para pejuang kita dulu dalam merebut republik ini dari penjajah,” ungkapnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved