Kisah Ki Suprayitno, Satu-satunya Perajin Wayang Kulit di Magetan, Bisa Garap 150 Tokoh Wayang

Kisah Ki Suprayitno, Satu-satunya Perajin Wayang Kulit di Magetan, Bisa Garap 150 Tokoh Wayang & Hasil Kerajinan Pernah Dibeli Orang Malaysia.

Kisah Ki Suprayitno, Satu-satunya Perajin Wayang Kulit di Magetan, Bisa Garap 150 Tokoh Wayang
SURYA/DONI PRASETYO
Ki Suprayitno, satu satunya seniman perajin wayang kulit yang tersisa di Magetan. Dia bertekad terus menekuni budaya leluhur yang semakin sepi penggemar in. Selama ini Pemerintah Kabupaten Magetan belum sekali pun perhatian kepada empu wayang kulit ini. 

Kisah Ki Suprayitno, Satu-satunya Perajin Wayang Kulit di Magetan, Bisa Garap 150 Tokoh Wayang

TRIBUNMAGETAN.COM, PLAOSAN - Kesenian wayang kulit, semakin lama semakin kurang penggemarnya.

Padahal seni wayang kulit merupakan seni yang sarat pesan moral, pelajaran budi pekerti, serta adat ketimuran yang adiluhung.

Namun, kesenian wayang kulit semakin tahun semakin digusur digantikan dengan gadget atau di bahasa Indonesia-kan sebagai gawai. Alat atau instrumen canggih berteknologi terbaru.

51 Warga Binaan di Lapas magetan Dapat Keringanan Hukuman, Perjudian Ranking Pertama

Pria di Magetan Jual Istri yang Hamil 6 Bulan, Butuh Uang untuk Persalinan dan Sama-sama Pingin

Pria di Magetan Jual Istri yang Hamil 6 Bulan, Polda Jatim Temukan Akun Twitter Penuh Video Istri

Perajin wayang kulit sendiri di wilayah Madiun, meliputi Madiun, Ponorogo, Pacitan, Ngawi dan Magetan tidak lebih dari lima orang seniman.

Ki Suprayitno seniman perajin wayang kulit yang tinggal di Lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, ini mungkin satu satunya yang tersisa.

"Saya biasa mengerjakan satu kotak berisi sekitar 150 tokoh pewayangan mulai Nakulo sampai Batara Narada, itu termasuk Punokawan semar, Gareng, Petruk dan Bagong,"kata Ki Suprayitno kepada TribunJatim.com, Minggu (18/8).

Satu tokoh wayang kulit, lanjut Ki Suprayitno, dikerjakan sampai dua pekan. Tinggal detail tokoh wayang kulit yang dibuat.

Namun dari tokoh wayang kulit sebanyak itu, rata rata semua memiliki tingkat kerumitan yang sama, belum pewarnaan yang bermacam macam untuk menggambarkan watak dari tokoh itu.

"Kalau konsentrasi bener, pengerjaan satu tokoh wayang bisa selesai sepekan. Tapi kalau tidak ada pesanan, kita kerjakan sambil bertani, selesai dua hingga tiga pekan. Maklum bertani untuk penghidupan keluarga,"jelas bapak dua anak ini.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved