Decorintex 2019

Green Workshop Decorintex 2019, Green Architect Beri Edukasi Bikin Green Pot untuk Tanaman Mini

Green Workshop oleh Andys Green Architect & Partners digelar hari ini, Kamis (22/8/2019) di Grand City Convex Surabaya.

Green Workshop Decorintex 2019, Green Architect Beri Edukasi Bikin Green Pot untuk Tanaman Mini
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Green Architect Anddys Firstanty saat mengisi acara di Green Workshop, Kamis (22/8/2019) di Grand City Convex Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Green Workshop oleh Andys Green Architect & Partners digelar hari ini, Kamis (22/8/2019) di Grand City Convex Surabaya.

Masuk dalam rangkaian acara Decorasi dan Interior Expo (Decorintex) 2019, Green Workshop menghadirkan pembicara ahli di bidanganya, yakni seorang Green Architetc bernama Anddys Firstanty.

Fokus menggeluti bidang Green Architect, Anddys membagikan beberapa wawasan terkait pemanfaatan material untuk mempercantik beberapa elemen.

Apresiasi Desainer Jatim, Decorintex 2019 Gelar Talkshow Inovasi Desain Era Digital dari BCI Asia

Green Workshop dalam acara Decorintex 2019 kali ini mengambil tema 'Feel Touch Nature With Architech' dan diikuti setidaknya 35 ibu-ibu dharmawanita se-Surabaya.

Tujuan diadakannya Green Workshop ini sendiri adalah sarana untuk memberikan edukasi kepada para penggiat benda-benda hasil kreativitas hand made.

"Workshop ini khusus untuk pemula, bukan untuk profesional. Makanya kami ajarkan teknik-teknik dasarnya," kata Anddys Firstanty selaku owner produk Anddys Green Architect saat ditemui TribunJatim.com di venue acara, Kamis (22/8/2019).

Dalam workshop tersebut, Anddys mengajarkan para peserta untuk membuat Green Pot, yakni wadah untuk tanaman.

Wepe Door Juara Best Booth Kecil Decorintex 2019, Tampilkan Produk Unggulan dari Kayu Campur Plastik

Untuk bahan green pot, Anddys menjelaskan pihaknya tekah menyiapakan bahan khusus berupa sintetis clay.

"Bahannya ini semacam tanah liat. Saya ambilnya dari sintetis clay yang sifatnya dry. Dry clay ini gak bikin kotor seperti tanah liat yang lain," jelas Anddys.

Pemilihan bahan dry clay ini bukan tanpa alasan.

Anddys mengatakan, memilihnya karena dry clay dianggap cepat kering, tidak kotor, dan mudah digunakan untuk pemula. "Cukup 1-2 hari sudah bisa kering dan mengeras Green Pot buatan peserta," tambahnya.

Untuk spesifikasi tanaman yang bisa dimasukan dalan Green Pot ini, Anddys menyarankan tanaman-tanaman mini.

"Jenis tanaman mini seperti jenis rumput-rumputan dan tanaman kecil lainnya yang cocok," tandasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved